Dengan strategi door-to-door, Suwondo meyakinkan warga bahwa pendidikan adalah “kunci kemerdekaan”.
Baca Juga: 4 Pulau yang Direkomendasikan untuk Island Hopping di Malaysia
PKBM Wana Bhakti pun hadir dengan konsep fleksibel: kelas malam, biaya nol rupiah, dan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan warga.
Hasilnya nyata: ribuan lulusan telah berhasil meraih mimpi, ada yang menjadi PNS, pelaku UMKM, hingga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bahkan luar negeri.
Dampak Nyata: Dari Kelas Malam ke Meja Rapat Desa
Baca Juga: Magang Administrasi Arsip di PT Asuransi Jasa Indonesia, Kesempatan Emas untuk Mahasiswa
Kisah Ika Furi Sumiatun, atau Mbak Sum, menjadi bukti kesuksesan program ini.
Dulu ia hanya lulusan SMA PGRI yang tak memiliki kepercayaan diri.
Kini, Mbak Sum mampu menghitung modal, mempromosikan produk secara online, mengikuti pameran di luar kota, hingga menjadi tutor di PKBM.
Baca Juga: Buruan Ikut! Tebar Hadiah MyPertamina Periode 2 dengan Hadiah Spektakuler
“Dulu saya hanya ikut-ikutan. Sekarang bisa hitung modal, promosi online, bahkan ikut pameran di luar kota dan menjadi tutor untuk PKBM,” ujarnya bangga.
Cerita inspiratif lainnya datang dari para alumni yang kini menjadi perangkat desa atau bekerja di perusahaan PEPC.
Rahmat menegaskan, PEPC tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga mendukung pelatihan tutor dan pelaksanaan ujian berbasis komputer (ANBK).
Baca Juga: 5 Kuliner Legendaris Jawa Timur yang Wajib Kamu Coba, Ada yang Sudah Ada Sejak 1950-an!
“Ini investasi sosial untuk keberlanjutan operasi kami,” tegasnya.
Artikel Terkait
PEPC Raih Penghargaan Bergengsi atas Komitmen Komunikasi Keberlanjutan di Era Digital
PEPC Regional Indonesia Timur Raih Dua Penghargaan di Asian Management Excellence Award 2025
PEPC Zona 12 Gelar Safari Ramadan, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial di Area Operasional Lapangan JTB
PEPC dan Pertamina Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Melalui UMK Academy 2025
PEPC Gelar Panen Raya Hortikultura Hasil Program Langit Biru Jambaran Tiung Biru