96 UMKM Siap Tancap Gas, Sarinah dan 8 BUMN Hadirkan Program Sarinah Pandu di Lombok

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 1 September 2025 | 20:30 WIB
Sebanyak 96 UMKM lokal diberi ruang untuk berkembang lewat pelatihan, pendampingan, dan strategi pasar dalam Program Sarinah Pandu.
Sebanyak 96 UMKM lokal diberi ruang untuk berkembang lewat pelatihan, pendampingan, dan strategi pasar dalam Program Sarinah Pandu.

"Kami memiliki misi untuk terus memberdayakan pelaku usaha yang berakar pada budaya, terutama UMKM, sebagai pembawa identitas bangsa," terangnya.

Baca Juga: Jans Park Jatinangor, “Disneyland”-nya Jawa Barat dengan Panorama Gunung dan Taman Bunga Instagramable

Melalui Sarinah Pandu, lanjutnya, pihaknya ingin menciptakan UMKM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global.

"Pendekatan Asah, Asih, dan Asuh menjadi kunci kami: mengasah kemampuan, memberi perhatian, dan mengasuh hingga UMKM benar-benar siap berkembang. Sinergi dengan delapan BUMN ini adalah langkah besar untuk mewujudkan visi BUMN dan misi Sarinah,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan rangkaian pelatihan intensif yang dipandu oleh Maria Herijanti, seorang profesional berpengalaman lebih dari 25 tahun di bidang manajemen komersial, distribusi, strategi pemasaran, dan pengembangan SDM.

Baca Juga: 4 Taman Warisan Kerajaan Bali yang Kini Menjelma Menjadi Destinasi Wisata Populer

Materi pelatihan mencakup aspek penting yang dibutuhkan UMKM saat ini, mulai dari pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha, sertifikasi halal, hingga registrasi BPOM.

Kemudian dilanjutkan dengan pemahaman mendalam tentang digitalisasi untuk memperluas jangkauan pasar.

Para peserta juga dibekali keterampilan dalam mengelola keuangan dan akuntansi, strategi pengembangan produk dan inovasi, serta teknik pemasaran dan branding agar produk mereka semakin unggul di mata konsumen.

Baca Juga: Inovasi Pupuk Organik dari Limbah Biosulfur Antarkan PEP Donggi Matindok Field Raih Grand Prize dalam Ajang Inovasi Dunia di China

Antusiasme peserta tampak jelas sepanjang sesi pelatihan. Salah satu pelaku UMKM, Nurhayati, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan ini.

Pelatihan ini membuka wawasan saya, terutama soal digitalisasi dan branding. Saya jadi tahu bagaimana produk saya bisa lebih dikenal, tidak hanya di Lombok, tetapi juga bisa tembus pasar nasional.

"Terima kasih Sarinah dan BUMN yang sudah memfasilitasi kami,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga: Kuliner Khas Lasem, Jawa Tengah, Kombinasi Unik Kuliner Rembang dan Tiongkok

Dengan konsep pelatihan yang komprehensif dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Program Sarinah Pandu di Lombok diharapkan mampu menjadi katalisator bagi UMKM untuk terus berinovasi, naik kelas, dan bersaing di pasar global.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini