Brantas Abipraya Tegaskan Komitmen Ketahanan Air Lewat Pembangunan Bendungan Cijurey di Karawang

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 4 September 2025 | 10:30 WIB
Brantas Abipraya membangun Bendungan Cijurey di Karawang untuk ketahanan air, irigasi, listrik, dan pengendalian banjir hingga 59,33%. (Dok. Brantas Abipraya )
Brantas Abipraya membangun Bendungan Cijurey di Karawang untuk ketahanan air, irigasi, listrik, dan pengendalian banjir hingga 59,33%. (Dok. Brantas Abipraya )

Kabar BUMN – PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai perusahaan konstruksi milik negara yang unggul dalam pembangunan infrastruktur sumber daya air kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung infrastruktur nasional.

Fokus utama proyek kali ini adalah pembangunan Bendungan Cijurey di Kabupaten Karawang, yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus menanggulangi banjir.

Proyek strategis ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: 4 Rute Pilihan untuk Touring Sepeda di Bali, Semuanya Sudah Pasti Indah

“Kami membangun Bendungan Cijurey ini bukan hanya untuk menahan banjir, tapi juga supaya masyarakat bisa merasakan manfaat lain seperti air irigasi, air bersih, hingga listrik."

"Harapannya Bendungan ini benar-benar bisa membantu warga Karawang maupun Bekasi yang berisiko terkena dampak banjir, dan warga sekitar Bendungan yang merasakan manfaat tersebut”, ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Dian menjelaskan bahwa bendungan tersebut akan menjadi sumber penting untuk kebutuhan irigasi di lahan pertanian sekitar.

Baca Juga: Informasi Penting! KAI Perbarui Nomor WhatsApp Contact Center KAI121 untuk Tingkatkan Layanan

Kehadiran Bendungan Cijurey diharapkan mendukung petani dalam mengairi sawah secara rutin sehingga produktivitas pertanian meningkat tanpa terlalu bergantung pada curah hujan.

Tidak tanpa alasan, bendungan ini dirancang mampu menyuplai air irigasi bagi 2.047 hektar sawah, menyediakan pasokan air baku sebesar 0,71 meter kubik per detik, serta menghasilkan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) dengan kapasitas 2 × 0,5 MW.

Selain itu, keberadaan bendungan ini juga berperan penting dalam mengatur aliran air sungai, khususnya pada musim penghujan.

Baca Juga: Hutama Karya Garap Enam Proyek Rehabilitasi Irigasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Dengan fungsi menampung kelebihan air, risiko banjir di kawasan hilir dapat ditekan secara signifikan.

Bendungan dengan tipe zonal urugan random tanah berinti tegak ini memiliki ketinggian 77 meter dan panjang 525 meter.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini