"Sebelum ada Program Sero dari PHE OSES, kami di KUB Sinar Muara Asem Jaya hanya mengandalkan alat tangkap pancing. Hasilnya pun terbatas, cuma mendapat ikan-ikan sejenis.
Baca Juga: Meningkat 13% Dibanding Tahun Lalu, KAI Catat Pertumbuhan Angkutan Retail Capai 163 Ribu Ton
"Rata-rata tiap orang hanya mendapat sekitar 12 sampai 15 kg ikan per hari. Kalau semua hasil tangkapan dijual, mendapat Rp180 ribu sehari," ujar Sugianto, salah satu nelayan.
Kini, setelah menggunakan rumpon dan jaring kakap bantuan program, hasil tangkapan mereka meningkat pesat.
Hasil tangkapan ikan mencapai 19–24 kg per hari, artinya peningkatan 7–9 kg. Hal ini tentunya berimbas pada kenaikan pendapatan.
Baca Juga: Manfaatkan Teknologi Reverse Osmosis, WTJJ Sediakan Keran Air Siap Minum Gratis Berkualitas
Para nelayan mendapat penghasilan harian rata-rata Rp260.000, atau naik lebih dari 40%.
Selain itu, mereka tetap memperoleh penghasilan tambahan dari hasil pancing manual, yang masih rutin mereka gunakan.
Lebih dari sekadar peningkatan penghasilan, perubahan yang paling terasa dari implementasi program ini adalah tumbuhnya rasa percaya diri dan optimisme di kalangan nelayan, untuk berinteraksi dan mendapatkan hasil laut secara bijak, produktif, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Bisa Kasih Makan Kapibara! Ini Serunya Wisata di Marine Safari Bali
Semua ini demi masa depan dan keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir serta kesejahteraan keluarga nelayan.
Di tengah tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan, kisah dari desa pesisir Sri Minosari menjadi secercah harapan.
“Dengan niat baik dan dukungan nyata dari Perusahaan, harapan agar kehidupan masyarakat pesisir bisa terus bergerak ke arah yang lebih baik dapat tercapai,” tambah Indra Darmawan.
Baca Juga: Brantas Abipraya Tegaskan Komitmen Ketahanan Air Lewat Pembangunan Bendungan Cijurey di Karawang
Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat, korporasi, dan pemerintah daerah dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan bagi sektor perikanan dan kehidupan pesisir.***
Artikel Terkait
Seribu Asa, Aksi Nyata PHE OSES Tanggulangi Krisis Stunting di Hari Gizi Nasional
PHE OSES Selamatkan Tiga Nelayan Terombang-ambing di Kepulauan Seribu
Serahkan 20.000 Batang Mangarove, PHE OSES Dukung Aksi Mitigasi Bencana di Pesisir Lampung Timur
PHE OSES Fasilitasi Nelayan Kepulauan Seribu Olah Limbah Menjadi Berkah
PHE OSES Sukses Raih Dua Penghargaan DKJ Award 2025 Lewat Program untuk Masyarakat Pesisir