Menurut Dony, untuk menjadi seorang pemimpin transformasional, jajaran pemerintah di daerah, seperti kepala dinas, camat, lurah/kepala desa harus memiliki arah dan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang jelas, terukur, dan dapat divisualisasikan.
Baca Juga: PEP Tanjung Field Dorong Desa Jirak Jadi Sentra Budidaya Ikan Haruan Melalui Program SEKARA Jirak
Dengan demikian, ketika dikomunikasikan kepada seluruh jajaran di bawahnya akan menjadi tujuan yang ingin dicapai bersama-sama sebagai sebuah kesuksesan.
“Pemimpin transformasional itu menempatkan prioritas bukan tentang kenaikan jabatan dirinya, namun lebih pada upaya yang sungguh-sungguh untuk membangun kompetensi jajaran ASN agar terus bertumbuh dan berkembang sesuai potensinya masing-masing secara maksimal sehingga dapat berkinerja unggul dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat yang dilayaninya,” jelasnya.
Dalam sesi ini, Dony pun sesekali melontarkan masukan dengan nada canda, bahwa pemimpin transformasional juga sangat terbuka terhadap perubahan bahkan proaktif mendorong perubahan bagi diri, tim, dan lingkungannya.
Baca Juga: BULOG Apresiasi Dukungan Pemkab Sidoarjo dalam Program Beras SPHP Murah
“Ada yang masih baper saat bupati berganti atau kebijakan berubah? Ingat mantan terindah itu hanya ada di lagu. Setiap kita harus terbuka dan terus move on ketika terjadi perubahan agar bisa sukses,” imbuhnya.
Terkait sesi In-House Training ini, Dony menyampaikan bahwa Perusahaan akan terus berkontribusi dan mendukung upaya pengembangan kapasitas sumber daya manusia, khususnya ASN, sebagai bagian dari sinergi perusahaan dengan pemerintah daerah.
”Kami percaya bahwa kepemimpinan transformasional akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kinerja unggul dan kesuksesan bersama yang penting dalam pembangunan daerah di berbagai bidang,” ungkap Dony.
Baca Juga: Rayakan HarPelNas 2025, TASPEN Perkuat Layanan Digital dan Sentuh Peserta Secara Langsung
Asisten I Pemerintahan & Kesra Pemkab PPU, Nicko Herlambang, menambahkan, “Kami berharap kerja sama yang baik dengan Pertamina Hulu Indonesia dan Pertamina Hulu Kalimantan Timur dapat terus berlanjut, sehingga mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kapasitas ASN dan pembangunan daerah.”
Menurutnya, dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, Perusahaan dan pemerintah daerah PPU optimistis mampu mendukung pertumbuhan daerah serta mencetak aparatur yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ini lebih dari sekadar peningkatan kompetensi namun sekaligus sebagai sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan industri hulu migas.
Baca Juga: 75 Anak di Kabupaten PALI Ikuti Khitanan Massal, Elnusa Tebar Kebaikan Lewat Program Sehati
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah, sekaligus mendorong upaya untuk mewujudkan ketahanan energi nasional sesuai dengan Asta Cita pemerintah terkait swasembada energi.***
Artikel Terkait
PHKT Dukung Kemandirian Peternak Desa Sebuntal dengan Pelatihan Peternakan Organik
PHKT Tingkatkan Kepedulian di Bulan Ramadan Lewat Program BDI Sedekah Dhuafa
Tiga Sumur Migas Lepas Pantai Diselesaikan dalam 82 Hari, PHKT Tunjukkan Efisiensi Tanpa Kompromi
Selamat, Cepat, Andal: PHKT Selesaikan Proyek Subsea di Kalimantan Timur
PHKT Ajak Wartawan Sambangi Rig Lepas Pantai, Perkenalkan Langsung Dunia Hulu Migas Lewat BASO IGA PHI Edisi Khusus