Batch Drilling di Adera Field Catat Produksi Tinggi, Perkuat Swasembada Energi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 5 September 2025 | 07:30 WIB
Batch drilling di Adera Field hasilkan produksi migas signifikan, dorong efisiensi, kurangi biaya, dan dukung swasembada energi nasional. (Dok. Pertamina Drilling)
Batch drilling di Adera Field hasilkan produksi migas signifikan, dorong efisiensi, kurangi biaya, dan dukung swasembada energi nasional. (Dok. Pertamina Drilling)

Kabar BUMN — Sumur BNG-069 (BNG-D16) di Adera Field Regional Sumatra berhasil menghasilkan produksi awal sebesar 2.045 barel minyak per hari (BOPD) serta 5,238 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Sumur ini merupakan komplesi pertama dari empat sumur batch drilling di Blok D bagian Timur Struktur Benuang, menandai keberhasilan inovasi pengeboran yang dijalankan Pertamina EP (PEP) Adera Field.

Sebagai bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), PEP Adera Field terus menghadirkan inovasi di sektor hulu migas guna mendukung kemandirian energi nasional.

Baca Juga: Promo September Ceria Hadir di Nimo Highland & Nimo Eye, Destinasi Keluarga Favorit Bandung

Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah penerapan teknik batch drilling di Lapangan Benuang.

Metode ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi, menekan biaya operasi, serta memberikan nilai tambah pada keekonomian proyek.

“Batch drilling mengurangi tingkat kompleksitas kegiatan operasi dan meminimalkan risiko HSSE, terutama pada operasi yang berdekatan dengan sumur produksi aktif (SIMOPS)."

Baca Juga: Siap-siap Liburan, Whoosh Catat Penjualan Tiket Membludak Sebelum Maulid Nabi

"Kegiatan operasi yang terpusat di satu area juga menurunkan potensi gangguan sosial di sekitar lokasi pengeboran,” ujar Djudjuwanto, General Manager Zona 4.

Metode batch drilling sendiri dilakukan dengan mengebor beberapa sumur dalam satu lokasi, di mana setiap tahapan kerja dijalankan secara bertahap.

Dengan dukungan teknologi drilling rig yang menggunakan sistem skidding atau walking, pemindahan peralatan dan menara dari satu sumur ke sumur lainnya dapat dilakukan tanpa proses rig down.

Baca Juga: Serbu Promo Spesial HUT ke-80 KAI, Nikmati Diskon 20% untuk Tiket Kereta Api Sepanjang Bulan September 2025

Strategi ini sejalan dengan transformasi operasional Pertamina dalam mendukung visi Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Dampak nyata dari metode ini terlihat pada percepatan produksi migas nasional. Proses yang lebih terstruktur menjadikan mobilisasi dan demobilisasi peralatan lebih efisien, penggunaan lumpur pengeboran dapat dioptimalkan, serta kurva pembelajaran operasional semakin meningkat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini