Kabar BUMN – Salamun, Kepala Desa Pasucen, Rembang, Jawa Tengah, mengingat masa kecilnya saat warga desanya kesulitan mendapatkan air bersih, khususnya di musim kemarau.
Ia bercerita bahwa dulu masyarakat harus berjalan jauh dengan membawa ember atau memikul jerigen demi memenuhi kebutuhan air.
Keterbatasan sumber air sudah lama menjadi persoalan utama bagi warga Desa Pasucen di Kabupaten Rembang serta Desa Ngampel di Kabupaten Blora.
Baca Juga: Long Weekend Tiba, Ini 6 Kegiatan Produktif yang Bisa Dilakukan di Rumah Maupun Luar Ruangan
Saat musim kering, akses air semakin sulit sehingga masyarakat harus berusaha keras demi memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Perubahan besar kini dirasakan warga berkat dukungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik.
Perusahaan tersebut membangun jaringan pipanisasi sepanjang 100 hingga 600 meter dari sumber air di terowongan Brubulan ke permukiman, serta menyediakan tandon penampungan.
Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional 2025, BNI Usung Tema Hijau dan Inklusif Lewat Serangkaian Inisiatif Nyata
“Hasilnya, hampir seluruh warga Pasucen sekarang bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, hingga mencuci, tanpa harus bersusah payah lagi,” kata Salamun.
Kepala Desa Ngampel, Mohamad Astiadi Maryanto, juga menegaskan dampak besar dari bantuan sarana air bersih ini.
“Sebelumnya, warga kami kesulitan air. Sekarang, alhamdulillah, air sudah mengalir lancar langsung ke rumah-rumah. Debitnya besar, sangat mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Mohamad Astiadi Maryanto.
Baca Juga: Jamkrindo Tegaskan Komitmen Layanan Prima dan Inovasi Digital di Hari Pelanggan Nasional 2025
Sejak 2017 hingga 2024, PT Semen Gresik telah menyalurkan investasi sebesar Rp582,7 juta untuk pembangunan fasilitas air bersih di Pasucen dan Ngampel.
Infrastruktur yang dibangun meliputi sistem pipanisasi, tandon, bak penampungan, dan pompa air. Kini, sebanyak 457 Kepala Keluarga (KK) merasakan manfaatnya, terdiri dari 250 KK di Pasucen dan 207 KK di Ngampel.
Artikel Terkait
SIG Perkuat Kiprah di Industri Bahan Bangunan, Masuk Fortune Indonesia 100 Tahun 2025
SIG dan Pemprov Jatim Tanam 17.845 Bibit Mangrove di Festival Mangrove ke-7
SIG Bersinergi dengan Pemkab Bekasi, Perkuat Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Bekasi
SIG Semarakkan Retailer Gathering 2025, Loyalitas Mitra Toko Bangunan Jatim Diganjar Penghargaan
SIG Pasok 19 Ribu Ton Semen untuk LRT Velodrome–Manggarai, Dorong Mobilitas Jakarta