SIG dan Pemprov Jatim Tanam 17.845 Bibit Mangrove di Festival Mangrove ke-7

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 18:00 WIB
SIG dan Pemprov Jatim menanam 17.845 bibit mangrove dalam Festival Mangrove ke-7 Provinsi Jawa Timur pada Selasa (19/8/2025). (Dok. SIG)
SIG dan Pemprov Jatim menanam 17.845 bibit mangrove dalam Festival Mangrove ke-7 Provinsi Jawa Timur pada Selasa (19/8/2025). (Dok. SIG)

Kabar BUMN - Sebagai langkah nyata memperkuat konservasi lingkungan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menanam 17.845 bibit mangrove di Pantai Bahak, Curahdringu, Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Mangrove ke-7 Provinsi Jawa Timur yang digelar pada Selasa (19/8/2025), menegaskan peran Jatim sebagai pemimpin dalam pelestarian ekosistem bakau.

Acara tersebut dihadiri oleh Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup RI, Sigit Reliantoro; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Bupati Probolinggo, Mohammad Haris; Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra; para kepala daerah se-Jawa Timur; serta unsur Forkopimda Kabupaten Probolinggo bersama jajaran pemerintah kabupaten dan desa.

Baca Juga: SIG Perkuat Kiprah di Industri Bahan Bangunan, Masuk Fortune Indonesia 100 Tahun 2025

Festival Mangrove menjadi simbol komitmen Jatim dalam melindungi ekosistem bakau, menjaga keanekaragaman hayati, sekaligus memperkuat mitigasi dampak perubahan iklim global.

Peta Mangrove Nasional 2024 mencatat, Jatim memiliki luas mangrove mencapai 30.839 hektare atau 48,38% dari total luasan mangrove di Pulau Jawa, menjadikannya yang terluas di Jawa.

Bahkan dalam empat tahun terakhir, luasan mangrove Jatim bertambah 3.618 ha atau naik 13,29% dibanding 2021.

Baca Juga: SIG Dukung Pembangunan Tol Semarang–Demak Seksi 1 dengan Pasok 22.184 Ton Semen

Deputi KLHK Sigit Reliantoro mengapresiasi pelaksanaan Festival Mangrove yang berhasil menggerakkan berbagai elemen masyarakat.

“Kami berharap, Ibu Gubernur dapat menjadi pelopor dalam penyusunan rencana perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di tingkat provinsi, sehingga pengalamannya bisa ditularkan ke daerah lain.

"Bagaimana bisa menggerakkan kelompok masyarakat, kelompok akademisi, hingga menerapkan mekanisme pembiayaan inovatif, semuanya menjadi kunci keberhasilan.

Baca Juga: SIG Hadirkan Akses Air Bersih di Tuwiri Kulon, Tuban, Kini Warga Tak Perlu Andalkan Hujan

"Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur atas kepeloporannya,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa keberhasilan Jatim dalam membangun ekosistem mangrove tidak lepas dari kolaborasi banyak pihak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini