Green hydrogen menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung Roadmap Pertamina menuju Net Zero Emission (NZE) 2060, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai pemain kunci energi hijau global.
Pengembangan energi hijau tidak hanya menghadirkan solusi untuk transisi energi, tetapi juga memberi nilai tambah langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: PLN EPI Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2025
“Melalui keterlibatan aktif dalam program berbasis lingkungan dan usaha produktif, masyarakat sekitar menjadi bagian penting dari ekosistem hijau yang kita bangun.
"Dampak ini akan memperkuat kemandirian, meningkatkan kesejahteraan, serta menumbuhkan kesadaran bersama bahwa energi bersih adalah warisan berharga bagi generasi mendatang,” pungkas Fadjar.***
Artikel Terkait
Aktif Berpartisipasi di ACIIA Regional Conference 2024, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Tekankan Pentingnya Transparansi Korporat
ISF 2024: Pertamina Geothermal Energy Perkenalkan Paradigma Baru Pengembangan Energi Panas Bumi Indonesia
Pertamina Geothermal Energy Dorong Kolaborasi di IIGCE 2024 untuk Capai NZE 2060
Satu-satunya dari Indonesia, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Masuk Top 50 ESG Global 2025
Lumut Balai Unit-2 Genjot Kapasitas, Pertamina Geothermal Energy Kian Dekat ke Target 1 GW