Progres Positif di Tengah Tantangan Global, Telkom Optimis Ciptakan Pertumbuhan Jangka Panjang yang Berkelanjutan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 13 September 2025 | 11:00 WIB
Transformasi strategis yang terukur memperkuat fundamental Telkom menuju World-class Digital Ecosystem Enabler. (Dok. Telkom)
Transformasi strategis yang terukur memperkuat fundamental Telkom menuju World-class Digital Ecosystem Enabler. (Dok. Telkom)

“Telkom mempersiapkan bisnis aset fiber melalui Infranexia, identitas komersial dari InfraCo, untuk proses penciptaan value di masa depan.

"Saat ini tingkat utilisasi jaringan fiber Infranexia baru sekitar 40%, menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat menjanjikan dan memberikan ruang besar untuk ekspansi layanan ke pasar yang lebih luas.

Baca Juga: SIG Perkuat Fundamental Bisnis dan Strategi Hadapi Kompetisi Ketat Industri Semen

"Ke depannya, Infranexia bukan hanya sebagai aset infrastruktur, tetapi sebagai platform pertumbuhan yang memainkan peran vital dalam rangka fiberisasi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, transformasi di Telkomsel berfokus pada inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) yang membuka peluang unlock value dari infrastruktur yang ada.

Perusahaan mengutamakan kualitas layanan, pengalaman pelanggan, dan nilai tambah.

Baca Juga: Kenapa Kebanyakan Makan Tepung Bisa Bahaya untuk Kesehatanmu?

Pada layanan mobile broadband, Telkomsel memperkuat strategi bundling dan cross-selling agar pelanggan lebih mudah menikmati layanan.

Sedangkan di bisnis fixed broadband, potensi pertumbuhan masih besar.

Telkomsel menargetkan penetrasi pasar baru, menjaga pendapatan berkesinambungan, serta memperkuat strategi bundling layanan digital.

Baca Juga: Ini yang Harus Diperhatikan Agar Migrain Tidak Muncul Saat Liburan

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan, menegaskan prospek positif bisnis FBB.

“Kami melihat prospek bisnis FBB ke depannya diharapkan akan lebih baik dimana target kami adalah untuk meningkatkan penetrasi pelanggan FBB yang saat ini masih di sekitar 16%–17% serta berfokus pada pelanggan yang berkualitas.

"Kami berharap mampu mencapai target tahunan penambahan pelanggan sekitar 800 ribu hingga 1 juta pelanggan tahun ini.

Baca Juga: PERURI Gelar Digital Resilience Summit 2025: Perkuat Ketahanan Digital Indonesia di Era AI dan Quantum

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini