Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa PLN telah mengerahkan 973 personel yang bersiaga 24 jam untuk mengamankan pasokan listrik di wilayah terdampak.
“Kami memahami kesulitan yang dialami warga, terlebih di saat umat Hindu di Bali tengah merayakan Hari Raya Pagerwesi. Tim PLN bekerja siang dan malam agar pasokan listrik segera pulih.
Baca Juga: Curug Duwur, Tempat Wisata Gratis di Purbalingga yang Punya View Memukau
"Prioritas kami adalah memastikan layanan di fasilitas vital seperti rumah sakit dan bandara tetap terjaga, kemudian menyala bertahap ke pelanggan lainnya,” kata Eric.
Eric menjelaskan bahwa PLN terpaksa menghentikan sementara suplai listrik pada 6 penyulang dan 52 gardu yang terdampak banjir, serta pada 11 penyulang dan 527 gardu akibat angin kencang dan longsor.
PLN mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap bahaya listrik di tengah banjir. Masyarakat diminta segera melaporkan ke PLN bila perlu tindakan pengamanan.
Baca Juga: Sinergi Telkomsat dan Len Industri untuk Perkuat Pertahanan Nasional dengan Teknologi Satelit
"Jika air mulai masuk rumah, segera matikan listrik melalui MCB di kWh meter, hindari menyentuh peralatan listrik, gunakan penerangan darurat yang aman, dan laporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123," pungkas Eric.***
Artikel Terkait
Cek, Ini Cara Mudah Menangkan Hadiah Elektronik di Gelegar PLN Mobile 2025
PLN Siapkan SDM Unggul, 109 Mahasiswa ITPLN Bergabung dalam Program Ikatan Kerja
Bawa Pulang Hadiah Impian dari Gelegar PLN Mobile 2025, Cukup Tukar 1 Poin
PLN EPI Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2025
Dari Limbah Jadi Berkah, Warga Binaan Nusakambangan Sulap FABA PLN Jadi Produk Bernilai Ekonomi