Gas bumi dipandang sebagai sumber energi fosil yang lebih ramah lingkungan sekaligus andal untuk memperkuat bauran energi nasional.
Baca Juga: ITDC Catat Progres Positif Program Pencegahan Stunting di Desa Kuta, Penyangga The Mandalika
"Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Pertamina berkomitmen menjaga prinsip Availability, Accessibility, Affordability, dan Acceptability energi bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Edi.
Kendati tren produksi migas menunjukkan arah positif, industri hulu migas di Indonesia masih menghadapi tantangan terkait iklim investasi dan regulasi.
Oleh sebab itu, PHE mendorong adanya penyesuaian kebijakan fiskal, penyempurnaan kontrak, serta sinkronisasi perizinan untuk membangun iklim investasi yang kompetitif di tingkat regional.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Purbalingga yang Lagi Hits, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan
“Dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan demi menjaga ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tambah Edi.
Ke depan, PHE akan terus menanamkan investasi pada pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). ***
Artikel Terkait
Lapangan Migas PHM Dikunjungi Direktur PHE, Fokus pada HSSE dan Efisiensi Operasional
PHE Tunjukkan Komitmen Energi Hijau, Kupas Strategi Pengembangan CCS/CCUS di Asia Pacific CCUS Conference 2025
PHE ONWJ Sukses Bor Sumur LLE-5ST di Karawang, Produksi Capai 2.635 Barel per Hari
PHE Tegaskan Proyek CCS/CCUS Lebih Bankable Lewat Strategi Manajemen Risiko
Rumpon dan Jaring Kakap dari PHE OSES, Nelayan Desa Sri Minosari Kian Berdaya