Telkom Perkuat Akses Digital di 71 Sekolah Luar Biasa Lewat Program AND

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 19 September 2025 | 17:30 WIB
Siswa dan Guru sedang menggunakan Application, Network, Device (AND) yang diinisiasi Telkom. (Dok. Telkom)
Siswa dan Guru sedang menggunakan Application, Network, Device (AND) yang diinisiasi Telkom. (Dok. Telkom)

Kabar BUMNSekolah Luar Biasa (SLB) memiliki peran penting dalam sistem pendidikan nasional, karena diperuntukkan bagi peserta didik dengan keterbatasan fisik maupun mental agar dapat mengembangkan potensinya secara optimal.

Untuk mendukung misi tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk konsisten memperluas akses digital bagi SLB di seluruh Indonesia melalui program Application, Network, Device (AND).

Inisiatif ini selaras dengan komitmen Telkom terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-10 mengenai Mengurangi Kesenjangan.

Baca Juga: Hanya Dua Jam dari Denpasar, Temukan Pesona Bayung Gede, Kampung Halaman Penduduk Asli Bali

Menurut data Statistik SLB yang disusun Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) 2025, jumlah SLB di Indonesia terus meningkat dalam tiga tahun terakhir.

Namun, laporan Goodstats menunjukkan bahwa penyebarannya belum merata, sehingga pendidikan inklusif di sejumlah wilayah masih menghadapi tantangan besar, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya pendukung.

Sepanjang tahun 2025, Telkom menyalurkan bantuan AND ke 71 SLB di berbagai daerah.

Baca Juga: SIG Raih Penghargaan Best Sustainability and Resilience Award dari IICD, Unggul Atas Kinerja Keberlanjutan dan Tata Kelola

Setiap paket AND terdiri atas perangkat komputer, jaringan nirkabel, dan aplikasi Pijar Sekolah.

Bantuan ini tidak hanya menyediakan perangkat, tetapi juga menghadirkan ekosistem digital terintegrasi untuk mendukung proses belajar-mengajar.

Manfaat program dirasakan langsung oleh siswa maupun tenaga pendidik.

Baca Juga: InJourney Hospitality Group Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Bali

Bagi siswa SLB, kehadiran perangkat digital membuka akses pembelajaran yang lebih interaktif dan setara dengan sekolah reguler.

Anak-anak kini dapat menggunakan aplikasi edukasi inklusif, mengakses materi digital, hingga berinteraksi dengan teknologi terbaru yang mendukung keterampilan adaptasi mereka di era digital.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini