Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si, menegaskan, "Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari kerja sama jangka panjang kami dengan PHE."
Baca Juga: Dorong Ekonomi Sirkular di Gunungkidul, PLN EPI Jadikan Maggot BSF Solusi Sampah Berkelanjutan
"Dari sisi universitas dan fakultas, kami dapat mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan hulu, sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan kerja praktik yang relevan dengan dunia industri."
Lebih jauh, Prof. Kuwat menyampaikan bahwa fasilitas ini memiliki peran strategis dan telah dipakai untuk menguji teknologi di beberapa wilayah, termasuk Duri, Pekanbaru, dan Klamono, Papua.
"Jika uji coba ini sukses, teknologi tersebut akan dikomersialisasikan bersama anak perusahaan Pertamina," katanya.
Baca Juga: Liburan ke Pulau Weh Jadi Makin Berkesan dengan Beragam Aktivitas Seru Ini, Sudah Pernah Coba?
PHE menegaskan komitmennya dalam pengembangan operasi dan bisnis hulu migas dengan tetap berpegang pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Perusahaan juga konsisten dengan kebijakan Zero Tolerance on Bribery melalui penerapan pencegahan fraud serta memastikan operasional bersih dari praktik suap.
Salah satunya diwujudkan lewat implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang sudah mengantongi sertifikasi ISO 37001:2016. ***
Artikel Terkait
PHE Tunjukkan Komitmen Energi Hijau, Kupas Strategi Pengembangan CCS/CCUS di Asia Pacific CCUS Conference 2025
PHE ONWJ Sukses Bor Sumur LLE-5ST di Karawang, Produksi Capai 2.635 Barel per Hari
PHE Tegaskan Proyek CCS/CCUS Lebih Bankable Lewat Strategi Manajemen Risiko
Rumpon dan Jaring Kakap dari PHE OSES, Nelayan Desa Sri Minosari Kian Berdaya
PHE Perkuat Ketahanan Energi, Cari Potensi Migas Baru di Cekungan Manui