Pertamina NRE Perkuat Transisi Energi dengan EBT dan Efisiensi Operasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 23 September 2025 | 18:45 WIB
Pertamina NRE dorong transisi energi lewat EBT, efisiensi pembangkit, dan teknologi inovatif untuk wujudkan ketahanan energi serta target NZE 2060. (Dok. Pertamina)
Pertamina NRE dorong transisi energi lewat EBT, efisiensi pembangkit, dan teknologi inovatif untuk wujudkan ketahanan energi serta target NZE 2060. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Upaya menekan emisi bukan hanya dengan beralih dari energi fosil ke energi hijau, tetapi juga dengan mengelola serta memanfaatkan energi secara lebih efisien.

Hal inilah yang menjadi solusi yang ditawarkan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bagi sektor industri.

Selama ini, Pertamina NRE dikenal publik lewat portofolio bisnis di bidang pembangkitan listrik tenaga panas bumi, gas to power, dan tenaga surya.

Baca Juga: Pertagas dan ITA Resmikan Kerja Sama Penyaluran Gas untuk Perkuat Swasembada Energi

Namun, kontribusinya terhadap transisi energi tidak sebatas mengembangkan energi baru terbarukan (EBT), melainkan juga menghadirkan layanan peningkatan keandalan dan optimasi pembangkit listrik untuk kebutuhan industri.

Langkah ini ditujukan agar pembangkit listrik dapat beroperasi lebih efisien sekaligus memiliki kinerja yang lebih baik.

“Kami menjawab kebutuhan kebutuhan industri untuk menjalankan kegiatan operasional yang rendah emisi dengan solusi yang komprehensif, di mana kami tidak saja menyediakan pembangkit listrik energi hijau ataupun rendah emisi."

Baca Juga: TASPEN Jadi Rujukan Internasional, NSAF Kamboja Belajar Mekanisme Pengelolaan Pensiun

"Kami juga mampu memberikan solusi agar aset eksisting bekerja lebih efisien sehingga lebih hemat energi dan lebih rendah emisi,” ungkap Direktur Proyek dan Operasi Pertamina NRE Norman Ginting.

Pertamina NRE menyalurkan energi panas bumi lewat PT Pertamina Geothermal Energy Tbk di berbagai wilayah Indonesia untuk kebutuhan listrik masyarakat dan industri sekitar.

Selain itu, ada juga Pembangkit Listrik Terpadu Jawa Satu Power dan instalasi panel surya skala besar yang mendukung operasi Pertamina Hulu Rokan sebagai salah satu produsen migas terbesar di tanah air.

Baca Juga: PHE Berbagi Kasih di Yayasan Fajar Baru, Wujudkan Senyum untuk Anak-anak dan Pengurus

Tak berhenti di dalam negeri, Pertamina NRE juga memiliki kepemilikan saham di perusahaan energi Filipina, Citicore Renewable Energy Corporation (CREC), sebagai langkah memperluas kiprah globalnya di sektor energi baru terbarukan.

Selain mengembangkan proyek energi ramah lingkungan, Pertamina NRE turut menjalankan bisnis layanan optimasi pembangkit listrik dengan tiga pilar utama, yaitu operasi dan pemeliharaan, optimasi keandalan aset, serta konsultasi efisiensi.

Layanan ini menjadi jawaban atas kebutuhan industri untuk menjaga peralatan agar tetap beroperasi dengan andal, hemat biaya, dan sesuai dengan tuntutan dekarbonisasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini