"Atas nama manajemen, kami berterima kasih kepada KLHK dan mitra yang telah memberikan kesempatan berkolaborasi dalam program ini,” ujar Suharta.
Baca Juga: BULOG, Kementan, dan Pemprov Jatim Gelar GPM untuk Jaga Stok & Harga Beras SPHP
Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriono, menekankan pentingnya kesadaran generasi muda dalam menghadapi krisis sampah.
“Saat ini Indonesia menghadapi tantangan serius dengan timbulan sampah, baik di Jakarta yang mencapai 7.000–8.000 ton per hari maupun Bandung sekitar 2.000–2.800 ton per hari.
"Cara terbaik adalah meningkatkan kesadaran, dan kami melihat generasi muda sudah mulai lebih peduli terhadap isu ini," terangnya.
Baca Juga: Setengah Abad Lapangan HCA, Pertamina Hulu Mahakam Sukses Jaga Keberlanjutan Migas
Karena itu, kata Diaz, kolaborasi dengan BUMN seperti Bio Farma menjadi sangat penting dalam mengedukasi sekaligus menjaga kesehatan dan lingkungan.
Program Cek Kesehatan Gratis ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas).
Melalui inisiatif ini, Bio Farma berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, dan tanggap terhadap tantangan global, sekaligus memperkuat visi Indonesia Emas 2045.***
Artikel Terkait
World Hepatitis Day 2025, Bio Farma Gaungkan Kampanye Indonesia Bebas Hepatitis
Bio Farma Kantongi Sertifikat Halal untuk Enoxaparin Sodium, Perluas Akses Obat Halal di Tanah Air
Lowongan Staf Muda Formulasi Vaksin di Bio Farma, Yuk Coba Kesempatan Ini!
Bio Farma Gelar Pengobatan Gratis dan Khitanan Massal di Subang, Lebih dari 300 Warga Terima Manfaatnya
Bio Farma Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Bandung Barat, Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional