Mokusaku tidak hanya memperkuat praktik pertanian berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang mendorong kemandirian masyarakat.
Baca Juga: Suara Loka Siap Hadir di Bandung, Padi Reborn dan Vierratale Meriahkan Livin’ Music Fest
Kedua, platinum diberikan pada program Padu Padan (Pengolahan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan).
Program ini diapresiasi karena mampu mengintegrasikan pengelolaan sampah organik dan anorganik melalui konsep ekonomi sirkular.
Dari program ini lahir beragam inovasi, mulai dari palet plastik daur ulang residu, Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) berbahan limbah organik untuk mendukung produktivitas pertanian, hingga Topi Pohon Karet dari plastik residu sebagai pengganti plastik sekali pakai.
Baca Juga: Enchanting Valley, Destinasi Modern di Puncak dengan Hiburan dan Kuliner Lengkap
Selain menjaga kelestarian lingkungan, Padu Padan juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan anggota kelompok, khususnya Pusat Daur Ulang dan KWT Kemuning.
Keberhasilan program ini bahkan telah direplikasi di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan dengan dukungan pemerintah daerah dan multipihak, menjadikannya sebagai model inspiratif pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, menegaskan bahwa pencapaian ini lahir dari kolaborasi erat berbagai pihak.
Baca Juga: IFG Pastikan Penundaan IFG Marathon 2025 di Labuan Bajo Demi Keselamatan
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa operasi migas dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
"Setiap inovasi yang kami lakukan berfokus pada menjaga keberlanjutan lingkungan, mendorong lahirnya solusi hijau yang berdampak luas, dan akhirnya memberi nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
"Capaian ini adalah hasil sinergi seluruh insan Pertamina EP Prabumulih Field bersama mitra dan masyarakat yang menjadi bagian dari perubahan,” ujarnya.
Baca Juga: Pertamina EP Zona 14 Papua Field Raih Dua Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan
Dengan tiga penghargaan platinum ENSIA 2025, Pertamina EP Prabumulih Field menegaskan posisinya sebagai motor penggerak inovasi berkelanjutan di industri migas nasional.
Artikel Terkait
Kunci Ketahanan Energi, Pertamina EP Prabumulih Field Tembus Produksi 10.000 BOPD
Produksi Prabumulih Field 118% di Atas Target, Manajemen Ingatkan Keselamatan Kerja Tetap Nomor Satu
PEP Prabumulih Field Sumbang Revenue USD 348 Juta untuk Pertamina
Tanjung Bulan BERSINAR: Program PEP Prabumulih Field untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Melalui Budidaya Ikan Berkelanjutan
Produksi Minyak dan Gas Prabumulih Field Melejit Tajam, Jadi Kado Spesial HUT ke-80 RI