Hingga tahun 2024, Subholding Hulu Pertamina berhasil menorehkan produksi 1 juta barel setara minyak per hari, yang menyumbang 69 persen produksi minyak nasional dan 37 persen produksi gas nasional.
Hasil produksi migas ini kemudian menjadi bahan baku utama pengolahan kilang Pertamina.
“Pertamina menjadi perusahaan energi terintegrasi dari hulu migas, mengolah produksi hulu menjadi energi, hingga penyaluran energi ke konsumen."
"Langkah ini dilakukan melalui berbagai fasilitas dan moda transportasi, sehingga energi dapat tiba di ‘pintu depan’ konsumen,” jelas Fadjar.
***
Artikel Terkait
Setengah Abad Lapangan HCA, Pertamina Hulu Mahakam Sukses Jaga Keberlanjutan Migas
Pertamina Hulu Mahakam Terapkan Green Air Conservation, Pastikan Operasi Migas Peciko Aman & Berkelanjutan
Pertamina Peringati Hari Bahasa Isyarat, Teguhkan Komitmen pada Inklusi dan Keberlanjutan
Pertamina EP Zona 14 Papua Field Raih Dua Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan
Pertamina EP Prabumulih Field Sapu Tiga Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan dan Sosial