Bahkan, proyek ini pernah mencatatkan rekor MURI sebagai terowongan spillway tipe Free Over Flow Elevated dengan kemiringan tertinggi dan terlebar di Indonesia—membuktikan adanya inovasi teknik dalam pembangunan infrastruktur air.
Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Segera Digelar, Siap Ulang Kesuksesan Tahun 2024
Dalam proses pembangunan, Brantas Abipraya bersama pemerintah daerah menekankan prinsip adil, transparan, dan berkelanjutan, dengan memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Komitmen ini sejalan dengan raihan terbaru Brantas Abipraya yang memperoleh penghargaan Good Corporate Governance (GCG), sebuah bukti penerapan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap proyek strategis nasional.
“Penghargaan GCG menjadi dorongan bagi Brantas Abipraya untuk terus menjaga tata kelola yang baik dalam setiap proyek.
Baca Juga: BULOG Salurkan 52.400 Ton Jagung Pakan Lewat Program SPHP, Petani dan Peternak Sama-Sama Dilindungi
"Melalui percepatan Bendungan Bulango Ulu, kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya bermanfaat bagi ketahanan air dan pangan, tetapi juga dibangun dengan integritas dan keberlanjutan sebagai landasan utama,” tutup Dian Sovana.***
Artikel Terkait
Brantas Abipraya Garap Bendungan Cabean, Jawaban atas Krisis Air di Blora
Brantas Abipraya Percepat Pembangunan Tol IKN Seksi 3A untuk Dukung Konektivitas Berkelanjutan
Brantas Abipraya Perkuat SDM Lewat Program Beasiswa Anak Asuh
Brantas Abipraya Tancap Gas, Jalan Lingkar Sepaku Tahap 2 Siap Perkuat Akses IKN
Eks Pejuang Timor-Timur Kini Tempati Rusus, Brantas Abipraya Ambil Peran