SIG Beri Pelatihan Public Speaking untuk 40 Pelaku UMK di Gresik, Tingkatkan Kemampuan Promosi di E-Commerce

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 27 September 2025 | 07:40 WIB
SIG menggelar pelatihan public speaking bagi 40 pelaku UMK di Grand Ballroom Hotel Horison, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada pertengahan September 2025. (Dok. SIG)
SIG menggelar pelatihan public speaking bagi 40 pelaku UMK di Grand Ballroom Hotel Horison, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada pertengahan September 2025. (Dok. SIG)

Kabar BUMN - Perubahan tren belanja masyarakat yang kini lebih menggemari transaksi daring mendorong pelaku usaha untuk semakin kreatif dalam berpromosi di platform digital.

Menyikapi hal tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar pelatihan public speaking bagi 40 pelaku Usaha Menengah dan Kecil (UMK) di Grand Ballroom Hotel Horison, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada pertengahan September 2025.

Dengan tema “Enhancing Self Confidence, Strengthening Competitiveness”, program ini merupakan hasil kerja sama SIG dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Unit Kembangan Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Masih Dibuka! Internship Front End Developer di Telkom Infrastruktur Surabaya

Pelatihan tersebut menjadi kelanjutan dari program pendampingan UMK untuk membantu peningkatan omzet penjualan.

Peserta berasal dari enam kelurahan dan desa di Kecamatan Kebomas—yakni Kelurahan Singosari, Sidomoro, Gending, Desa Sidorukun, Segoromadu, dan Kramat Inggil—termasuk enam UMK binaan Program Pembinaan UMK (PUMK) hasil kolaborasi dengan BRI.

Tak hanya melatih keterampilan komunikasi, SIG juga memfasilitasi akses pembiayaan melalui program PUMK bersama BRI, yang memiliki kewenangan menilai kelayakan usaha dan kemampuan pembayaran UMK.

Baca Juga: ASDP Perkuat Peran Penyeberangan untuk Dorong Pemerataan Ekonomi di Wilayah 3T

Langkah ini diharapkan membuat pembiayaan lebih tepat sasaran sekaligus mendukung keberlanjutan usaha para pelaku UMK.

Selama dua hari, peserta dibekali materi seputar dasar-dasar public speaking, pembuatan video promosi, penyusunan profil usaha yang efektif, strategi pemasaran digital melalui e-commerce dan media sosial, hingga praktik business matching untuk melatih komunikasi saat bertemu calon pembeli.

Salah satu peserta, Nurhayati (41), pengurus PKK Desa Kembangan sekaligus produsen keripik pisang merek Sujaku bersama kelompoknya melalui kerja sama dengan Bumdes Kembangan, menyampaikan apresiasinya.

Baca Juga: Shoulder Season, Apa Itu dan Kenapa Jadi Waktu Terbaik untuk Traveling?

Selama ini, produk keripik pisang produksinya hanya dipasarkan sederhana, lewat mulut ke mulut, arisan, dan grup WhatsApp.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan kami, khususnya strategi promosi melalui media online.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini