Dari tujuh gedung yang dibangun, terdapat dua gedung yang memiliki ornamen khas Aceh pada façade-nya, yaitu pada façade Gedung FISIP dan Kedokteran yang memiliki ornamen pintu Aceh,” Gunadi menekankan.
Gunadi berharap, setelah dibangunnya tujuh Gedung Dekanat ini, kualitas pendidikan di Universitas Malikussaleh pada khususnya dan Provinsi Aceh secara umum dapat mengalami peningkatan.
Baca Juga: KAI Bagikan Tiket Eksekutif Gratis Program Trip and Win, Simak Syaratnya
“Pengembangan kampus berbasis riset dan pemberdayaan lokal dapat ditingkatkan sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar”.
Sebelumnya, Hutama Karya memiliki pengalaman membangun gedung-gedung sejumlah universitas atau perguruan tinggi, seperti Universitas Negeri Semarang, Student Apartemen UIII, Universitas Negeri Jember, Politeknik STAN, dan Universitas Hassanudin Makassar.***
Artikel Terkait
Presiden Tinjau Jalan Tol IKN Garapan Hutama Karya
Hutama Karya Kebut Penataan Kawasan Waterfront City KSPN Danau Toba
Hutama Karya Rampungkan Pemeliharaan JTTS Lebih Awal
Bendungan Ameroro Garapan Hutama Karya Dukung Green Constructions
Hutama Karya: Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Bergerak Signifikan
Hutama Karya Optimis Tujuh Gedung Universitas Malikussaleh Selesai Tepat Waktu