Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyebutkan bahwa co-firing biomassa di PLTU Tanjung Awar-Awar ini merupakan bukti nyata bahwa transisi energi bisa berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemanfaatan limbah jagung menjadi biomassa co-firing di PLTU Tanjung Awar-Awar adalah bukti bahwa transisi energi dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Kami tidak hanya menekan emisi karbon, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi petani lokal yang selama ini kesulitan mengelola limbah pertaniannya,” tutup Ruly.***
Artikel Terkait
Rekrutmen UMUM PLN Group 2025 Resmi Dibuka, Tersedia Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 hingga S2 di Seluruh Indonesia
PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Sukseskan HAPUA ke-41 di Labuan Bajo
Hari Pertama Dibuka, Rekrutmen Nasional PLN 2025 Diserbu 20 Ribu Pendaftar
PLN Resmi Bangun PLTS Terapung 92 MWp di Waduk Saguling, Jawa Barat
PLN Tegaskan Rekrutmen 2025 Gratis dan Transparan, Waspadai Penipuan!