Mulai dari penyambutan kedatangan para pembalap dan penonton dengan atraksi budaya, kuliner khas, hingga kerajinan lokal yang ditampilkan, seluruh rangkaian kegiatan menghadirkan nuansa otentik Lombok Tengah.
Kehadiran MotoGP™️ di The Mandalika terbukti memberi nilai tambah sosial dan budaya, dengan memberdayakan komunitas lokal serta menjaga identitas daerah sebagai bagian dari pengalaman sportainment kelas dunia.
Baca Juga: Dirut Pertamina Sambangi Paddock VR46 Racing Team di Sirkuit Mandalika
Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyatakan, “Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan hanya ajang balap motor kelas dunia, melainkan momentum penting dalam mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia ke mata internasional."
"Tahun ini menjadi penyelenggaraan terbaik, ditandai dengan okupansi hotel di kawasan Mandalika yang mencapai 100%, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk menambah flights karena tingginya peminat,” tambahnya.
Maya juga menambahkan bahwa ajang ini menjadi momentum untuk melihat bagaimana kekayaan budaya dan kearifan lokal dapat ditampilkan melalui ajang ini.
Baca Juga: Memotret Alam Saat Mendung, Simak Tipsnya agar Hasil Tetap Maksimal
Hal ini memperkuat positioning Mandalika sebagai sportstainment tourism yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan masyarakat lokal.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka, menegaskan bahwa sukses penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, sekaligus wujud nyata dari visi besar menjadikan Mandalika sebagai ikon sport tourism dunia.
“Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 menjadi yang terbaik. Keberhasilan Pertamina Mandalika International Circuit kembali meraih Homologasi Grade A dari FIM menegaskan bahwa sirkuit ini telah memenuhi standar tertinggi dunia dan sejajar dengan sirkuit ikonik global.
"Pencapaian ini bukan hanya kebanggaan Indonesia, tetapi juga kontribusi nyata bagi masyarakat Lombok dan NTB melalui penguatan pariwisata, ekonomi kreatif, serta reputasi bangsa di mata internasional,” ujar Troy.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan hanya menjadi panggung olahraga motorsport bergengsi, tetapi juga penggerak ekonomi dan promosi budaya.
Tingkat keterisian akomodasi yang melampaui kapasitas, ditopang dengan tambahan 44 penerbangan ekstra dari berbagai maskapai, menunjukkan multiplier effect bagi industri perhotelan, transportasi, UMKM, hingga pelestarian budaya dan seni lokal.
Artikel Terkait
Kolaborasi ITDC dan Polda NTB Hadirkan Mandalika Aman, Nyaman, dan Harmonis
ITDC dan Tenant The Nusa Dua Distribusikan Bantuan Tahap I & II untuk Korban Banjir di Bali
ITDC Bersama Tenant Gelar Pelepasan Tukik di The Nusa Dua, Meriahkan Road to Nusa Dua Festival 2025
Gelar Doa Bersama, Pemkab Lombok Tengah dan ITDC Siap Sukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025
ITDC dan HICC Latih 60 UMKM Pedagang Pantai The Nusa Dua untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Wisata