UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet Rp4,7 Miliar di Inacraft 2025, Naik 62 Persen Dibanding Tahun Lalu

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 6 Oktober 2025 | 17:30 WIB
UMKM binaan Pertamina catatkan transaksi Rp4,7 miliar selama ajang Inacraft yang digelar di JCC pada 1-5 Oktober 2025. (Dok. Pertamina)
UMKM binaan Pertamina catatkan transaksi Rp4,7 miliar selama ajang Inacraft yang digelar di JCC pada 1-5 Oktober 2025. (Dok. Pertamina)

“Keikutsertaan kami di Inacraft 2025 bersama Pertamina benar-benar membuka banyak peluang baru.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Pantai, Ancol Jadi Destinasi Prewedding Penuh Warna

"Selain omzet meningkat signifikan, kami juga mendapat apresiasi dan calon pembeli dari luar negeri.

"Dukungan Pertamina bukan hanya soal pameran, tetapi juga pendampingan usaha yang manfaatnya sangat terasa,” ungkap Yoga Rustaman, Founder Batik Mata Andau.

Kesuksesan serupa juga diraih oleh Smart Batik Yogyakarta, yang memukau pengunjung dengan inovasi Batik Sawit — kain batik ramah lingkungan yang memadukan kearifan lokal dan teknologi hijau.

Baca Juga: Pertamina Dukung Pembalap Cilik, Generasi Balap Indonesia Kian Berprestasi

“Pameran pertama kami bersama Pertamina ini luar biasa!

"Banyak relasi dan peluang kolaborasi baru, bahkan dengan Duta Besar RI untuk Meksiko, Bapak Toferry Primanda Soetikno,” tutur Miftahudin Nur Ihsan, Founder Smart Batik, yang kini memberdayakan 65 ibu-ibu pembatik di Yogyakarta.

Selain menampilkan produk unggulan, booth UMKM binaan Pertamina juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, seperti workshop membatik, lucky dip berhadiah, podcast inspiratif bersama pelaku UMKM, serta health talk “Sendok Obat” (Senggol Dokter Obrolan Sehat) yang bertepatan dengan Hari Batik Nasional.

Baca Juga: PTPN IV Regional III, Menyemai Pendidikan di Pelosok Riau Demi Wujudkan Generasi Emas 2045

Mengusung tema “Sehat Itu Produktif: Kiat Jaga Kesehatan bagi Pengusaha & Perajin Batik”, sesi ini menghadirkan narasumber Dr. dr. Lia G. Partakusuma, Sp.PK (Direktur Medis Pertamedika IHC) dan dr. Asih Eka Putri (Pengarang Buku Batik).

Partisipasi 32 UMKM binaan Pertamina terbagi dalam beberapa kategori: 18 UMKM sektor wastra, kriya, fesyen, dan aksesori yang tampil di Lobby Hall A; enam UMKM kuliner unggulan di Talam Hall B; serta tujuh UMKM co-branding yang berpartisipasi secara mandiri.

Sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo–Gibran poin ke-3, Pertamina berkomitmen menciptakan lapangan kerja berkualitas, memperkuat industri kreatif, dan menumbuhkan kewirausahaan nasional melalui pelatihan, pendampingan, serta akses permodalan bagi pelaku UMKM.

Baca Juga: Bali Pulina, Gianyar, Kafe yang Hadirkan Pengalaman Minum Kopi yang Sempurna

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya membangun ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini