Perkuat UMKM dan Industri Padat Karya, Bank Mandiri Realisasikan 63% Penempatan Dana Negara

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Dengan realisasi Rp34,5 triliun, Bank Mandiri wujudkan peran strategis dalam memperkuat industri ekspor dan UMKM.
Dengan realisasi Rp34,5 triliun, Bank Mandiri wujudkan peran strategis dalam memperkuat industri ekspor dan UMKM.

Kabar BUMNBank Mandiri memperkuat kiprahnya sebagai mitra strategis pemerintah dengan menyalurkan penempatan dana dari Kementerian Keuangan senilai Rp55 triliun secara optimal.

Fokus pembiayaan diarahkan pada sektor-sektor produktif seperti industri padat karya berorientasi ekspor serta usaha yang berdampak langsung pada masyarakat.

Langkah ini turut mendorong tumbuhnya lapangan kerja baru di berbagai daerah, terutama bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Baca Juga: Harga Tiket Solo Safari Oktober 2025: Liburan Seru Bareng Keluarga di Taman Satwa Hits Solo

Melalui dukungan pendanaan ini, Bank Mandiri terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan jutaan pelaku usaha agar berkembang, naik kelas, dan memperkuat fondasi ekonomi rakyat.

Hingga akhir September 2025, realisasi penyaluran dana telah mencapai Rp34,5 triliun atau sekitar 63% dari total komitmen.

Capaian tersebut menjadi bukti kepercayaan pemerintah sekaligus menegaskan peran aktif Bank Mandiri dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Lulusan D3 Akuntansi, Ini Peluang Kerja Menarik di PT Mitra Utama Madani

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, menegaskan bahwa tambahan likuiditas ini menjadi katalis penting dalam memperluas fungsi intermediasi perseroan.

“Bank Mandiri optimis dapat menyerap penempatan dana ini secara optimal hingga 100% pada akhir tahun ini,” jelas Novita dalam keterangan resminya, Senin (6/10).

Ia menambahkan, Bank Mandiri turut menyalurkan kredit ke sektor-sektor strategis lainnya, antara lain perkebunan dan ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam dan energi terbarukan, layanan kesehatan, manufaktur, serta kawasan industri.

Baca Juga: Jaga Kesehatan dengan Diet Gula, Simak 7 Tips Mengurangi Konsumsi Gula Tanpa Tersiksa

Fokus pembiayaan ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi serta penguatan industri nasional berbasis nilai tambah domestik.

“Dengan tambahan penempatan dana Kementerian Keuangan sebesar Rp55 triliun, kapasitas pembiayaan Bank Mandiri semakin solid sehingga mampu mengakselerasi sektor-sektor prioritas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini