PERURI Dorong Akselerasi Bansos Digital Nasional Lewat Proyek Percontohan di Banyuwangi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 17:30 WIB
PERURI dukung penuh digitalisasi bansos nasional lewat proyek percontohan di Banyuwangi untuk wujudkan sistem bantuan yang transparan dan efisien. (Dok. PERURI)
PERURI dukung penuh digitalisasi bansos nasional lewat proyek percontohan di Banyuwangi untuk wujudkan sistem bantuan yang transparan dan efisien. (Dok. PERURI)

Banyuwangi dipilih sebagai lokasi uji coba karena memiliki kesiapan infrastruktur digital dan tata kelola pemerintahan yang terbukti adaptif terhadap inovasi.

Baca Juga: Pitch Deck Berbicara: Slide Statis Jadi Video Investor AI

Selain itu, karakter geografis dan sosial yang beragam menjadikan Banyuwangi sebagai representasi ideal sebelum penerapan sistem digital bansos secara nasional.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, juga menilai bahwa masyarakat Banyuwangi menyambut baik program ini.

“Sejak dibuka pendaftaran digital penerima bansos, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Hingga awal Oktober 2025, lebih dari 250 ribu warga telah berhasil mendaftar baik secara mandiri maupun melalui agen Perlinsos di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Saifullah.

Baca Juga: 4 Pantai Berpasir Putih dengan Keindahan Memesona di Kepulauan Mentawai

Tingginya partisipasi masyarakat menjadi sinyal positif bagi pemerintah untuk menyempurnakan sistem agar lebih akurat dan adil. Salah satu aspek penting dari proyek ini adalah integrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Melalui DTSEN, pemerintah dapat memastikan penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran, tidak terjadi tumpang tindih, dan dapat dipantau secara real time.

Bagi PERURI, inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi digital yang aman, terpercaya, dan berdaulat.

Baca Juga: Hadir di Mana Saja, TASPEN Tunjukkan Dedikasi Pelayanan Lewat Andal dan 17 Ribu Titik Layanan

Keberhasilan uji coba di Banyuwangi diharapkan dapat memicu daerah lain untuk turut berinovasi dalam digitalisasi layanan sosial.

Dengan demikian, program bantuan sosial dapat lebih tepat guna dan menjadi dorongan nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia. ***

 

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler