IHC RSPP Buktikan Komitmen Lingkungan dan Keselamatan Pasien Lewat Inovasi Green Hospital

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 18:00 WIB
IHC RSPP raih PERSI Award 2025 berkat inovasi Green Hospital yang menggabungkan keselamatan pasien dan keberlanjutan lingkungan secara berkelanjutan. (Dok. Pertamina)
IHC RSPP raih PERSI Award 2025 berkat inovasi Green Hospital yang menggabungkan keselamatan pasien dan keberlanjutan lingkungan secara berkelanjutan. (Dok. Pertamina)

Di awal penerapan program, pemilahan limbah sempat dianggap menambah beban kerja, sehingga perlu dilakukan edukasi berulang agar pegawai memahami manfaat langsung terhadap keselamatan pasien.

Baca Juga: Pitch Deck Berbicara: Slide Statis Jadi Video Investor AI

“Tantangan lainnya adalah penyediaan sarana prasarana yang konsisten, mulai dari wadah pemilahan, sistem pengangkutan, hingga ruang penyimpanan. IHC RSPP mengatasinya dengan perencanaan bertahap dan dukungan penuh dari manajemen."

"Koordinasi lintas unit juga menjadi tantangan birokratis, namun regulasi internal dan kemitraan resmi menjadi kunci agar alur kerja tetap berjalan lancar. Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal komitmen dan konsistensi,” tambahnya.

Berbeda dari pendekatan konvensional yang memisahkan keselamatan pasien dengan konsep green hospital, IHC RSPP justru memadukannya dalam satu sistem terpadu.

Baca Juga: 4 Pantai Berpasir Putih dengan Keindahan Memesona di Kepulauan Mentawai

Contohnya, pengelolaan limbah plastik non-B3 seperti plabot dan jerigen HD dilakukan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sementara minyak jelantah dari instalasi gizi dikumpulkan untuk diolah menjadi biodiesel.

Langkah ini terbukti mampu menekan pencemaran sekaligus meningkatkan keamanan pasien dan staf.

Sebagai langkah awal menuju Green Hospital, pengelolaan limbah menjadi fondasi utama di IHC RSPP.

Baca Juga: Hadir di Mana Saja, TASPEN Tunjukkan Dedikasi Pelayanan Lewat Andal dan 17 Ribu Titik Layanan

Dengan sistem berbasis data dan indikator kinerja, rumah sakit ini telah berhasil mendaur ulang 100% limbah plastik non-B3 setiap tahun sejak 2020, dengan total 16.707,39 kg hingga pertengahan 2025.

Selain itu, program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) telah menghasilkan 1.307,42 liter minyak jelantah yang tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga mencegah pencemaran air dan tanah.

Kesuksesan pelaksanaan program ini didukung oleh tiga pilar utama. Pertama, kolaborasi strategis bersama Pertamina Patra Niaga dan mitra daur ulang tersertifikasi yang membentuk rantai pengelolaan limbah yang efisien dan bernilai ekonomi.

Baca Juga: Hadir di Osaka Expo 2025, PT Sarinah Tegaskan Komitmen Global dan Keberlanjutan

Kedua, inovasi digital berupa dashboard limbah dan pelacakan QR code untuk memastikan akuntabilitas proses. Ketiga, edukasi berkelanjutan yang memperkuat budaya Green Hospital di seluruh jajaran SDM RSPP.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini