Dukung Kemnaker, Telkom Siapkan Program Magang dan Uang Saku Bagi Lulusan Perguruan Tinggi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 12 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan. (Dok. Telkom)
Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan. (Dok. Telkom)

Kabar BUMN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda unggul melalui Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi, hasil kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker).

Program ini membuka kesempatan bagi fresh graduate untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata sekaligus berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor industri.

Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menegaskan bahwa program ini menjadi wujud nyata kolaborasi Telkom dan Kemnaker dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga: Cahaya Harapan Segera Membumbung, Lenterne Festival de Paris 2025 Siap Digelar di Parangtritis

“Berkolaborasi dengan Kemnaker, Telkom berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pengembangan talenta muda Indonesia.

"Melalui program ini kami berharap fresh graduate bisa mendapatkan pengalaman magang yang relevan dengan kebutuhan industri dan adaptif di dalam dunia kerja,” ujar Willy.

Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun, terhitung mulai Agustus 2024.

Baca Juga: Jasa Raharja Wujudkan Tata Kelola Modern Lewat Transparansi dan Akuntabilitas Komunikasi

Program ini berlangsung selama enam bulan, di mana peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain uang saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP), jaminan sosial ketenagakerjaan, pendampingan magang industri, dan sertifikat magang.

Peserta hanya dapat mengikuti program ini satu kali dan maksimal melamar tiga posisi magang.

Pelaksanaan program berada di bawah Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan (Binalavogan) serta Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Dorong Petani Gowa Aktif Gunakan Pupuk Organik Bersubsidi

Penempatan peserta dilakukan di berbagai wilayah Indonesia dengan memperhatikan persebaran daerah.

Sektor yang dibuka untuk program magang ini pun sangat beragam, mencakup Food & Beverages, Industri Kreatif dan Digital, Komunikasi dan Informasi, Sektor Industri, Sektor Publik, Pariwisata, Logistik dan Transportasi, Pertanian, hingga Sektor Jasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini