Kolaborasi untuk Operasi Aman, PHKT Adakan FGD Keselamatan Hulu Migas di Penajam Paser Utara

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:30 WIB
PHKT terus memperkuat komitmen keselamatan dan keberlanjutan operasi migas melalui FGD bersama pemangku kepentingan di Penajam Paser Utara.
PHKT terus memperkuat komitmen keselamatan dan keberlanjutan operasi migas melalui FGD bersama pemangku kepentingan di Penajam Paser Utara.

Menurutnya, CLSR tidak hanya menjadi panduan keselamatan bagi pekerja, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap masyarakat di sekitar area operasi dari potensi bahaya yang dapat muncul sewaktu-waktu yang terkait kegiatan operasi hulu migas.

Baca Juga: Hingga September, KAI Services Serap 26.702 Tenaga Kerja

Dharma mengapresiasi narasumber dan tamu undangan atas dukungannya selama ini. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab PPU yang berkenan memfasilitasi tempat FGD ini.

“Apresiasi juga kepada Kepala KSOP Balikpapan yang telah menginspirasi terselenggaranya FGD ini sebagai tindak lanjut kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional di Kantor KSOP Kelas I Balikpapan pada 11 September lalu,” ujar Dharma.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, yang diwakili staf Departemen Operasi Burhanudin, mengapresiasi PHKT atas terselenggaranya FGD ini.

Baca Juga: Menikmati Suasana Asri di Taman Cattleya, Ruang Hijau Favorit Warga Jakarta Barat

“Keselamatan merupakan faktor kunci dalam operasional PHKT. Kelancaran operasi PHKT Penajam Supply Base sangat didukung oleh keberadaan forum komunikasi atau sosialisasi dengan para pemangku kepentingan melalui FGD seperti ini untuk secara bersama-sama menumbuhkan budaya keselamatan,” terang Burhanudin.

Kegiatan yang melibatkan operasi PHKT Daerah Operasi Bagian Selatan (DOBS), khususnya Penajam Supply Base (PSB) merupakan bagian dari upaya sosialisasi keselamatan hulu migas yang sudah berjalan selama ini dan telah menunjukkan hasil positif.

Data Incident Rate atau IR sektor hulu migas menurun dari rate 0,55 pada tahun 2020 menjadi 0,11 di tahun 2024. Angka kecelakaan kerja pun menurun di tahun 2024 dibandingkan tahun 2023.

Baca Juga: Telkom Akses Perkuat Sistem Kerja dengan Integrasi AI di Berbagai Lini Bisnis

Dalam FGD kali ini, Superintendent Operation HSSE Lawe-Lawe Terminal, Ramona Ginting, menyampaikan materi tentang pentingnya penerapan disiplin dalam keselamatan operasi hulu migas sekaligus perlindungan terhadap masyarakat yang beraktivitas di sekitar area PSB.

“Di PHKT, kami menerapkan praktik-praktik keselamatan terbaik di industri hulu migas nasional dan global sebagai landasan untuk membangun budaya selamat dalam mendukung keberlanjutan produksi migas Perusahaan,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini