Kabar BUMN - Kawasan Coastal & Marine Biodiversity Reserve (CMBR) Lembung Paseser yang berada di wilayah Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina EP Poleng Field Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, kembali menjadi sorotan.
Kawasan pesisir yang kaya dengan keanekaragaman hayati laut ini kini difungsikan sebagai laboratorium alam bagi generasi muda melalui kegiatan Eco Maritime Youth Camp 2025, yang berlangsung selama tiga hari, pada 1–3 Oktober 2025.
CMBR Lembung Paseser dikenal memiliki kekayaan ekosistem laut yang melimpah, mulai dari terumbu karang, padang lamun, hutan pantai, mangrove, hingga muara sungai.
Baca Juga: Kahitna hingga BCL Siap Tampil di The Nusa Dua Festival 2025, Buruan Amankan Tiket Promonya!
Dalam kegiatan ini, kawasan tersebut disulap menjadi arena edukasi lingkungan yang interaktif dan inspiratif bagi para pelajar.
Sebanyak 26 siswa-siswi dari 12 SMA dan SMK se-Kabupaten Bangkalan berpartisipasi aktif dalam program yang bertujuan menumbuhkan pemahaman dan kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut.
Program ini difasilitasi oleh Tim Agrie Conservation dan didukung penuh oleh Pertamina EP Poleng Field, Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda tidak hanya memahami pentingnya menjaga laut, tetapi juga termotivasi menjadi agen perubahan sebagai Eco Youth Ambassador yang peduli dan aktif menjaga lingkungan pesisir,” ujar Achmad Setiadi, Head of Communication, Relations & CID Zona 11, dalam sambutannya.
Kegiatan dimulai pada hari pertama dengan kunjungan ke Instalasi Pelabuhan Perikanan Pantai Banyu Sangka, di mana peserta diperkenalkan pada aktivitas nelayan serta rantai ekonomi pesisir.
Mereka juga mendapat pembelajaran mengenai jenis dan fungsi mangrove serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Baca Juga: Kolaborasi untuk Operasi Aman, PHKT Adakan FGD Keselamatan Hulu Migas di Penajam Paser Utara
Hari kedua diisi dengan praktik budidaya dan panen tiram (oyster), yang merupakan salah satu potensi ekonomi masyarakat pesisir Lembung Paseser.
Peserta juga belajar tentang teknologi pemetaan wilayah pesisir menggunakan drone dan metode identifikasi terumbu karang, sebagai bagian dari pemantauan ekosistem berbasis sains dan teknologi.
Artikel Terkait
PHI Zona 9 Rayakan 20 Tahun Pertamina EP, Energi Tak Hanya untuk Bumi tapi juga Masyarakat
Pertamina EP Zona 14 Papua Field Raih Dua Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan
Pertamina EP Prabumulih Field Sapu Tiga Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan dan Sosial
Pertamina EP Jatibarang Resmikan Produksi Cairan Perdana dari SP Akasia Bagus Stage 1
Sukseskan Program Pemerintah, Pertamina EP Tanjung Field Gelar Edukasi Pencegahan Stunting dan Demo Masak Bergizi