Selama program berlangsung, peserta mendapatkan pelatihan intensif yang dipandu oleh Dias Adidharma, Business Development Group Head PT Sarinah.
Materi yang diberikan mencakup literasi keuangan, strategi pemasaran dan branding, hingga aspek legalitas serta sertifikasi produk—semua disusun untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi pelaku UMKM di era digital.
Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membuka wawasan baru tentang pentingnya membangun identitas merek, memahami perilaku konsumen, dan mengelola bisnis secara profesional.
Banyak peserta merasa terbantu dalam merumuskan strategi pengembangan usaha yang lebih matang. Salah satu di antaranya adalah Ani, pelaku UMKM asal Makassar.
Baca Juga: Terpencilnya Candi Selogriyo, Magelang, Justru Hadirkan Pesona Tersendiri
“Selama ini saya hanya fokus membuat produk.
"Lewat program ini, saya belajar bagaimana mengelola keuangan, membangun merek, dan menjual secara digital.
"Saya pulang dengan rencana baru dan semangat baru untuk memperluas usaha,” ujarnya.
Baca Juga: Brantas Abipraya Pacu Pembangunan Bendungan Mbay untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional
Ke depan, melalui Sarinah Pandu, PT Sarinah berkomitmen memperluas jangkauan pendampingan ke berbagai daerah di Indonesia.
Program ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk membangun rantai nilai ritel yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan wajah baru UMKM Indonesia yang lebih kuat, adaptif, dan siap bersaing di pasar global.***
Artikel Terkait
Sarinah Thamrin Jadi Pusat InJourney Pesta Rakyat, HUT ke-80 RI Diramaikan 300 Ribu Lebih Pengunjung
96 UMKM Siap Tancap Gas, Sarinah dan 8 BUMN Hadirkan Program Sarinah Pandu di Lombok
Hadir di Osaka Expo 2025, PT Sarinah Tegaskan Komitmen Global dan Keberlanjutan
Pesona Batik dan Pesisir Bali Bersatu di “Srikandi By The Sea” Kolaborasi Sarinah dan InJourney
InJourney Meriahkan JRF 2025 dengan Program “Medal Monday” dan Promo Spesial di Sarinah