Kabar BUMN - PT PLN (Persero) semakin menunjukkan perannya dalam mendorong penggunaan energi bersih di sektor transportasi sekaligus efisiensi energi di Indonesia.
Kali ini, PLN menggandeng PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mempercepat penerapan sistem transportasi publik rendah emisi melalui kerja sama elektrifikasi jalur kereta api.
Kolaborasi tersebut resmi dimulai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin.
Baca Juga: Dari Pontianak ke Palangkaraya, Damri Hadirkan Rute Panjang dengan Kenyamanan Executive
Acara ini turut disaksikan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, di Jakarta Railway Center pada Senin (20/10).
Lewat nota kesepahaman ini, PLN dan KAI akan membentuk tim kerja bersama untuk menggarap kajian teknis, finansial, dan operasional.
Fokus awalnya adalah pemetaan jalur prioritas yang berpotensi untuk elektrifikasi di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Naik 28,42 Persen, IPCC Bukukan Laba Bersih Rp190 Miliar di Kuartal III-2025
Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi mengapresiasi inisiatif kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mewujudkan ketahanan energi nasional dan transportasi publik rendah karbon.
Melalui elektrifikasi ini, tentunya akan menciptakan sistem transportasi publik yang semakin modern, aman, dan ramah lingkungan.
“Apa yang kita lakukan salah satunya adalah mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ke depannya kereta api sudah tidak perlu lagi menggunakan solar, bahan baku fosil sehingga ketergantungan kita akan impor bahan bakar minyak menjadi berkurang ataupun tidak sama sekali khususnya untuk kereta api," ujar Dudy.
Baca Juga: Ini Fakta Menarik Sebagian Perhiasan yang Dicuri dari Museum Louvre Paris
Dudy mengatakan, elektrifikasi jalur kereta api tidak hanya menghadirkan fasilitas transportasi massal berbasis energi rendah karbon, tetapi juga mendukung efisiensi negara melalui pengurangan impor bahan bakar fosil.
Dirinya berharap nota kesepahaman antara kedua pihak ini dilanjutkan dalam bentuk kerja sama untuk membangun elektrifikasi jalur kereta api di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
PLN Kembali Beri Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Berlaku Sampai 30 Oktober 2025
Merdeka dari Kegelapan, Warga Musi Banyuasin Akhirnya Nikmati Listrik dari Program BPBL Pemerintah dan PLN
PLN Tebar Cahaya, Rayakan HLN ke-80 dengan Aksi Berbagi di Seluruh Nusantara
PLN Nusantara Power Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2025
Menyalanya Harapan Masyarakat Prasejahtera Bantul Setelah Kehadiran Akses Listrik PLN