“Buyback ini menjadi sinyal kepercayaan manajemen perseroan terhadap kekuatan model bisnis dan nilai jangka panjang Bank Mandiri,” kata Novita.
Baca Juga: Komitmen PLN Indonesia Power Inovasikan Energi Bersih Diganjar Penghargaan di ASEAN Energy Awards 2025
Selain memperkuat nilai pemegang saham, saham hasil buyback juga disiapkan untuk mendukung program kepemilikan saham pegawai atau Employee Stock Ownership Program (ESOP).
Langkah ini menjadi sinyal konsistensi manajemen dalam menjaga keseimbangan tata kelola dan keberlanjutan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kombinasi antara kinerja keuangan yang resilien, pertumbuhan intermediasi yang sehat, serta strategi pengelolaan modal yang proaktif, Bank Mandiri optimistis mampu menjaga pertumbuhan berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.
Baca Juga: RS Brawijaya Travoy Hub Taman Mini Resmi Dibuka, Jasa Marga Kembangkan Layanan Terintegrasi untuk Mobilitas dan Kesehatan
“Kami melihat momentum pertumbuhan ini sebagai bukti solidnya fundamental dan strategi yang kami jalankan. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran Bank Mandiri dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional, sejalan dengan semangat Sinergi Majukan Negeri,” pungkas Novita.***
Artikel Terkait
Bank Mandiri Gelar Livin’ Fest Medan 2025: Ajang Sinergi UMKM dan Ekonomi Kreatif
Sampurasun! Livin’ Fest Bandung 2025 Resmi Dibuka, Bank Mandiri Wujudkan Sinergi untuk Majukan Ekonomi Nasional
Bank Mandiri Dorong Ekonomi Berkelanjutan Lewat Program Looping for Life di Livin’ Fest 2025
Solid di Kuartal III 2025, Bank Mandiri Mantapkan Langkah sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
Semangat Berdaya, Bank Mandiri Bimbing PMI Jepang Menjadi Wirausaha Tangguh di Negeri Sendiri