PTPN IV PalmCo Tingkatkan Kapasitas Petani Sawit Lewat Pelatihan Berkelanjutan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:30 WIB
PTPN IV PalmCo gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Petani Mitra Binaan di Mess Tandun, Kabupaten Kampar, Riau pada (30-31/10). (Dok. PTPN IV PalmCo)
PTPN IV PalmCo gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Petani Mitra Binaan di Mess Tandun, Kabupaten Kampar, Riau pada (30-31/10). (Dok. PTPN IV PalmCo)

Kabar BUMN - Upaya mempersempit kesenjangan produktivitas antara perkebunan sawit rakyat dan perusahaan terus digencarkan.

Melalui program pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo (PTPN IV PalmCo) menggandeng para petani dari berbagai daerah untuk memperkuat kapasitas serta meningkatkan literasi manajemen budidaya sawit berkelanjutan.

Selama dua hari, Kamis–Jumat (30–31 Oktober 2025), puluhan pengurus koperasi petani sawit mitra PTPN IV PalmCo yang berasal dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan, hingga Sulawesi mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Petani Mitra Binaan di Mess Tandun, Kabupaten Kampar, Riau.

Baca Juga: Pinusia Park Tawarkan Paket Wisata Komplit untuk Segala Usia, Lokasinya Hanya 5 Menit dari Exit Tol Ungaran

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah pakar budidaya sawit, meliputi penggunaan bibit unggul, pemupukan berimbang, pengendalian hama terpadu, hingga teknik panen efisien.

Program ini juga dilengkapi dengan kunjungan lapangan ke kebun PTPN IV Regional III serta koperasi mitra binaan, Karyawa Mukti dan Makarti Jaya, guna melihat langsung praktik terbaik dalam pengelolaan sawit berkelanjutan.

Menutup Kesenjangan Produktivitas

Baca Juga: Dedikasi pada Produk Dalam Negeri, Pertamina Hulu Mahakam Sukses Sabet Penghargaan Subroto Award 2025

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin-angin, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kemitraan dan mempercepat transformasi sektor sawit menuju praktik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Disparitas produktivitas antara kebun petani dan perusahaan masih cukup besar, padahal sekitar 60 persen dari total 17 juta hektare perkebunan sawit nasional dikelola oleh petani,” ujarnya.

Saat ini, rata-rata produktivitas sawit rakyat masih berkisar 2–3 ton minyak sawit mentah (CPO) per hektare per tahun, sedangkan perkebunan besar negara dan swasta mampu mencapai 5–6 ton.

Baca Juga: BULOG Sorong Mulai Salurkan Bantuan Pangan Oktober–November 2025, Wujud Kehadiran Negara hingga Pelosok Papua

“Kami ingin para petani mitra dapat naik kelas, dengan produktivitas yang sebanding dengan perusahaan,” tambah Irwan.

Hingga Oktober 2025, PTPN IV PalmCo telah bermitra dengan ribuan petani yang mengelola sekitar 20.000 hektare kebun sawit di berbagai wilayah Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini