Jasa Marga Pertahankan Tren Positif, Laba Inti Naik 5,02% di Kuartal III 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:00 WIB
Jasa Marga catat kenaikan laba inti 5,02% di Kuartal III 2025. Pertumbuhan ditopang efisiensi keuangan, ekspansi proyek jalan tol, dan inovasi bisnis berkelanjutan. (Dok. Jasa Marga)
Jasa Marga catat kenaikan laba inti 5,02% di Kuartal III 2025. Pertumbuhan ditopang efisiensi keuangan, ekspansi proyek jalan tol, dan inovasi bisnis berkelanjutan. (Dok. Jasa Marga)

Dengan langkah ini, PT JMJ dapat disajikan sebagai entitas konsolidasi dalam laporan keuangan Jasa Marga sesuai standar akuntansi yang berlaku.

Baca Juga: 12 Startup Pertamuda 2025 Langsung Gaet Investor di Panggung Final

Penyesuaian tersebut dilakukan tanpa mengubah struktur kepemilikan, kebijakan operasional, maupun arah pengembangan bisnis, dan tetap dijalankan secara sinergis oleh seluruh pemegang saham.

Inisiatif ini memperkuat komitmen Jasa Marga dalam membangun jaringan jalan tol yang terintegrasi dan berkualitas tinggi, terutama untuk meningkatkan standar keselamatan dan pelayanan di jaringan Jalan Tol Trans Jawa.

Saat ini, Jasa Marga tengah mengerjakan lima proyek strategis yaitu Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Akses Patimban, Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, serta Probolinggo-Banyuwangi.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Khas Binjai, Kombinasi Kuliner Tionghoa dan Melayu

Pada Agustus 2025, segmen Klaten-Prambanan sepanjang 7,85 km dari proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo telah resmi beroperasi.

“Di tengah semakin banyaknya proyek jalan tol baru yang telah selesai serta mulai beroperasi, Jasa Marga tetap mampu menjaga kesimbangan antara kapasitas keuangan dan kesehatan finansial Perseroan yang tercermin dari stabilitas rasio keuangan yang baik pada Kuartal III 2025."

"Hal ini menunjukkan Perseroan selalu berkomitmen dalam menjaga keberlangsungan bisnisnya,” tutup Rivan.

Baca Juga: Telkom Perkuat Kolaborasi Kampus dan Industri Lewat Seminar AI Connect

Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Related Business (JMRB), Perseroan juga mengembangkan Travoy Hub, proyek Toll Corridor Development (TCD) pertama di Indonesia yang mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD).

Hingga Kuartal III 2025, progres pembangunan Travoy Hub tahap 2 dan 3 telah mencapai 99,86%.

Berlokasi di Stasiun LRT Taman Mini, Travoy Hub mengintegrasikan sarana transportasi dengan kawasan bisnis seperti area ritel, rumah sakit, dan tempat rekreasi. Proyek ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga menjadi wadah bagi UMKM dan pelaku usaha kreatif untuk berkembang.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Khas Binjai, Kombinasi Kuliner Tionghoa dan Melayu

Selain itu, Perseroan terus memperkuat layanan operasional dengan peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan guna menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa libur panjang di Kuartal III 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini