Kabar BUMN - PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina, terus meningkatkan perannya dalam memperkuat layanan hulu migas terintegrasi.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengoperasikan Laboratorium Cementing & Stimulasi Modern di fasilitas Integrated Supporting Base Mundu, Indramayu, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya pengembangan infrastruktur dan teknologi.
Selama hampir dua dekade, Elnusa telah menjadi pemain kunci dalam layanan cementing di berbagai lapangan migas di Indonesia seperti Bunyu, Lahendong, Matindok, serta proyek-proyek bersama Pertamina Hulu Mahakam, PHKT, dan Medco Energy.
Baca Juga: Datang ke Pantai Tegal Wangi, Pulang Bawa Segudang Foto Keren!
Kini, keberadaan laboratorium modern tersebut semakin memperkuat kemampuan perusahaan dalam meningkatkan mutu pekerjaan cementing, mempercepat proses pelaksanaan, serta mendukung efisiensi dan keberlanjutan produksi migas nasional.
Laboratorium ini tidak sekadar difungsikan sebagai tempat pengujian, melainkan juga sebagai pusat riset dan inovasi yang memadukan pengembangan formula slurry, pelatihan SDM, serta penelitian teknis mendalam.
Dengan mengacu pada standar American Petroleum Institute (API) dan International Organization for Standardization (ISO), fasilitas ini dibekali peralatan berteknologi tinggi yang mampu memberikan hasil uji dengan presisi tinggi, sekaligus menjawab kebutuhan beragam karakteristik lapangan migas di Tanah Air.
Baca Juga: Siap Jadi Profesional Muda Unggul? Ayo Magang Bareng Kemnaker RI di PTPN 1 Regional 2!
“Laboratorium ini adalah bukti komitmen Elnusa untuk menjadikan hulu migas lebih bergeliat."
"Kami ingin memastikan setiap proyek cementing berjalan dengan standar tertinggi, efisien, dan mendukung keberlanjutan."
"Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang memperkuat kapabilitas industri energi Indonesia,” ujar Andri Haribowo, Direktur Operasi PT Elnusa Tbk.
Selain laboratorium, Elnusa juga mengoperasikan Integrated Supporting Base Mundu yang berdiri sejak 2004 dengan luas 6.723 meter persegi.
Fasilitas ini memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kegiatan operasional, mulai dari perawatan dan pengkondisian peralatan, penyimpanan material drilling dan cementing, hingga logistik operasional migas lainnya.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Hadirkan Fasilitas Sampah Terpilah, Elnusa Dukung Gerakan Warga Peduli Lingkungan di Cilandak Timur
Semangat Sumpah Pemuda Hidup, Elnusa Mantapkan Inovasi Tanpa Henti
Elnusa Bukukan Pendapatan Rp10,5 Triliun di Kuartal III 2025, Tumbuh 9% di Tengah Tantangan Energi
Elnusa Wujudkan Desa Mundu Lebih Hijau Lewat Program SiGAS
Inovasi Wireline Services Elnusa Sukses Wujudkan Efisiensi Operasi Hulu Migas