Ia menjelaskan bahwa PLN telah menyiapkan arsitektur pengembangan SDM yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan, berfokus pada tiga pilar utama, yakni adopsi standar internasional dan praktik terbaik dalam manajemen SDM, program pengembangan SDM yang terencana dan progresif, serta harmonisasi hubungan industrial.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi melalui forum HAPUA Working Group 5, yang menjadi wadah bagi perusahaan utilitas di kawasan Asia Tenggara untuk saling berbagi pengetahuan dan memperkuat kapasitas SDM di sektor ketenagalistrikan.
“Bersama-sama, kita dapat membentuk tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan, adaptif, dan terinspirasi untuk memimpin kawasan menuju masa depan energi yang berkelanjutan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
PLN Electric Run 2025 Siap Digelar Besok, Ajak Ribuan Pelari Gaungkan Transisi Energi
PEP Sangasanga Field dan Sangatta Field Catat Lonjakan Komersialisasi Gas ke PLN Tanjung Batu, Pendapatan Naik Rp3,9 Miliar per Bulan
Banten Kini Lebih Terang, PLN Sambungkan Listrik untuk Ratusan Rumah Warga Prasejahtera
PLN Electric Run 2025 Sukses Gaet 7,500 Pelari, Jadi Ajang Lari Nol Emisi Pertama di Indonesia
Jakarta Punya Dua SPKLU Center Baru, PLN Perluas Jangkauan Pengisian Kendaraan Listrik