Jaga Keberlanjutan Program Gayatri, PEP Sukowati Rangkul KPM dalam FGD Evaluatif

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 11 November 2025 | 17:30 WIB
PEP Sukowati terus mendampingi KPM agar usaha ayam petelur semakin produktif dan berdaya saing.
PEP Sukowati terus mendampingi KPM agar usaha ayam petelur semakin produktif dan berdaya saing.

Kabar BUMN - Sebagai langkah memperkuat efektivitas dan keberlanjutan Program Gayatri, PT Pertamina EP Sukowati Field (PEP Sukowati) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Kegiatan ini diadakan pada 28 Oktober 2025 di Balai Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

FGD ini merupakan hasil kolaborasi antara PEP Sukowati yang berada di bawah Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina dengan IDFoS Indonesia.

Baca Juga: Perumnas Sambangi Banyuwangi, Hadirkan Peluang Kolaborasi Baru di Samesta Kalipuro Asri

Fokus utama diskusi adalah pengembangan budidaya ayam petelur yang telah dijalankan sejak program dimulai.

Sebanyak 15 anggota KPM hadir dalam kegiatan tersebut, bersama perwakilan dari PEP Sukowati.

Diskusi dipandu oleh Sunariyo, selaku Manajer Program IDFoS Indonesia, yang memfasilitasi jalannya sesi dengan interaktif dan terbuka.

Baca Juga: Tak Sekadar Terangi Desa, PLN Juga ‘Menyinari’ Ladang Bunga Krisan di Tomohon

Dalam FGD, para peserta membagikan perkembangan terkini dari usaha budidaya ayam petelur.

Dari hasil diskusi diketahui bahwa 14 dari 15 KPM telah berhasil memproduksi telur secara mandiri.

Produksi tersebut menunjukkan hasil positif dan menjadi indikator keberhasilan awal program pemberdayaan ini.

Baca Juga: PT Pindad Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Bandung dan Malang

Selain itu, penyediaan pakan ayam kini sudah menjadi tanggung jawab masing-masing KPM.

Hal ini menandai transisi dari fase pendampingan menuju kemandirian usaha, setelah dukungan pakan dari program berakhir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini