Pertamina EP Hadir di ADIPEC 2025, Dukung Kemitraan Baru Menuju Kemandirian Energi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 12 November 2025 | 10:30 WIB
Pertamina EP menegaskan eksistensinya di kancah global dengan berpartisipasi dalam ADIPEC 2025 di Abu Dhabi, UEA, 3-6 November 2025. (Dok. Pertamina EP)
Pertamina EP menegaskan eksistensinya di kancah global dengan berpartisipasi dalam ADIPEC 2025 di Abu Dhabi, UEA, 3-6 November 2025. (Dok. Pertamina EP)

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah menargetkan peningkatan produksi migas nasional sebesar 31% untuk minyak dan 51% untuk gas pada tahun 2029.

Baca Juga: 5 Aplikasi untuk Mempermudah Perencanaan Traveling, Hasilnya pun Maksimal

Target ambisius ini akan dicapai melalui reformasi fiskal, percepatan perizinan, serta peningkatan investasi eksplorasi di wilayah frontier.

Pemerintah juga menilai tahun 2025 sebagai momentum terbaik dalam satu dekade terakhir untuk memperkuat investasi hulu migas nasional.

Hingga semester I 2025, realisasi investasi mencapai US$7,19 miliar, dengan proyeksi akhir tahun menembus US$15,9 miliar, angka tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.

Baca Juga: PT Mitra Utama Madani Buka Lowongan untuk Posisi Security Gedung di Menara PNM, Jakarta Selatan

"Potensi besar Indonesia perlu dioptimalkan melalui kemitraan global yang menghadirkan teknologi dan pendanaan.

"Sementara, Indonesia telah memiliki action plan yang jelas untuk meningkatkan iklim investasi, serta menawarkan insentif, stabilitas, dan arah kebijakan dalam mendorong investasi yang berkelanjutan,” ujar Nanang Abdul Manaf, Staf Khusus Menteri Bidang Eksplorasi dan Peningkatan Produksi Migas Kementerian ESDM sekaligus Ketua Satgas Percepatan Peningkatan Lifting Migas, saat membuka Paviliun Indonesia yang diresmikan oleh Chargé d’Affaires Kedutaan Republik Indonesia di Abu Dhabi.

Delegasi Indonesia di ADIPEC 2025 melibatkan SKK Migas, Kementerian ESDM, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), delapan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) termasuk Pertamina EP, serta lima Perusahaan Dalam Negeri (PDN).

Baca Juga: PEP Sukowati Serahkan Bantuan Program Sarana Taman Desa Berseri di Bojonegoro, Dukung Sambiroto Makin Berseri

Partisipasi Indonesia kali ini menjadi simbol kesatuan visi nasional untuk menampilkan potensi besar sektor hulu migas, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam industri energi global.

Melalui ajang internasional ini, Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kerja sama strategis yang mendorong ketahanan energi, inovasi, dan investasi berkelanjutan demi masa depan energi yang mandiri dan berdaulat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Artikel Terkait

Terkini