Menggerakkan UMKM di Era Digital, Komitmen Fasilitator Rumah BUMN Telkom Tak Pernah Padam

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 12 November 2025 | 19:00 WIB
Berbagai program pelatihan digital yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan inovasi UMKM dengan fasilitator dari Rumah BUMN.
Berbagai program pelatihan digital yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan inovasi UMKM dengan fasilitator dari Rumah BUMN.

Kabar BUMN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Rumah BUMN menghadirkan berbagai program pelatihan digital untuk meningkatkan daya saing dan inovasi UMKM agar mereka dapat naik kelas.

Beberapa UMKM yang merasakan langsung manfaat dari pelatihan ini diantaranya, Dupa Dubali, Rotenbi, dan Kopi Gunung Catur.

Bersama dengan para fasilitator, UMKM diajak untuk mengikuti berbagai program pembinaan yang berfokus pada digitalisasi usaha, beberapa pelatihan yang didapatkan oleh UMKM di antaranya, Content Marketing, Dasar Digital Bisnis, Dasar Digitalisasi Produk Telkom, dan Social Media Awareness.

Baca Juga: Rute Baru DAMRI dari Pelabuhan Ajibata, Solusi Praktis Perjalanan dari Danau Toba ke Berbagai Kota

Lebih lanjut, terdapat beberapa aktivitas yang juga dilakukan oleh Rumah BUMN bersama dengan para fasilitator yang dapat meningkatkan kapabilitas dan kapasitas digital UMKM.

Beberapa aktivitas tersebut diantaranya, sosialisasi dan registrasi platform digitalisasi usaha, seperti KasirAja, IndibizPay, dan aplikasi pendukung UMKM, sosialisasi dan registrasi Marketplace, seperti PaDi UMKM, pelatihan digital marketing, dan pameran offline, baik pada tingkat lokal, regional, maupun nasional.

Salah satu fasilitator Rumah BUMN Tarakan Mariyati yang sudah menjadi fasilitator sejak tahun 2017 menyatakan bahwa cinta dan komitmen terhadap kemajuan UMKM binaan menjadi motivasi utamanya untuk terus membantu UMKM agar dapat terus berkembang.

Baca Juga: Tukar Livin’poin Berhadiah iPhone 17, Program Spesial dari Bank Mandiri untuk Nasabah Loyal

“Dengan pendampingan berkelanjutan, kami percaya setiap pelaku usaha mampu naik kelas, berinovasi, dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah yang tangguh. Saya berharap kedepannya, UMKM binaan dapat semakin meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan usaha.

"Dengan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, saya percaya UMKM dapat menjadi motor penggerak utama ekonomi daerah." ujarnya.

Lebih lanjut, fasilitator dari Rumah BUMN Bangli yang sudah menjadi fasilitator sejak 2018, I Nyoman Aditya Sastra W. melihat bahwa setiap UMKM tentunya memiliki potensi yang sangat besar.

Baca Juga: Badak LNG Perluas Peran, Pertanian Jadi Arah Baru Ekonomi Hijau

“UMKM tidak hanya pelaku usaha kecil, melainkan juga merupakan pejuang ekonomi lokal yang terus membawa semangat kemandirian. Kecintaan saya menjadikan saya tulus mendampingi UMKM untuk berkembang bersama dalam membangun negeri. Ke depan, saya ingin terus berbakti ke tanah air dengan cara terus mengabadikan diri dengan memajukan UMKM.”

Berbeda dengan fasilitator lainnya, Yusta Arsensia yang merupakan fasilitator yang berasal dari Rumah BUMN Labuan Bajo turut menambahkan saat ini UMKM semakin aktif dalam dunia digitalisasi, menciptakan berbagai inovasi, dan berusaha terus bangkit dalam setiap tantangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini