Kabar BUMN – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berkolaborasi dengan PT Indra Karya (Persero) (Indra Karya) dalam program penyediaan sarana dan prasarana air bersih Smart Water di Kabupaten Lampung Tengah, Kecamatan Gunung Sugih, Desa Buyut Utara.
Hasil dari program tersebut secara resmi diserahterimakan langsung oleh Kepala Unit TJSL Hutama Karya Agus Kosasih bersama Manajer Operasi dan Inovasi Indra Karya Fauzil Asghariansyah kepada Kepala Desa Buyut Utara Bapak Suradi pada hari Sabtu (20/3).
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo menyampaikan bahwa program Smart Water di Desa Buyut Utara merupakan gagasan awal Hutama Karya untuk mengatasi kekeringan dan kesulitan akses air bersih yang kerap terjadi pada musim kemarau.
Baca Juga: Mudah! Cek Penerima PIP Kemdikbud 2023 Secara Online Lewat HP, Ikuti Langkah-langkah Ini
“Pembangunan fasilitas penyediaan air bersih (smart water) ini sudah dilakukan sejak Desember 2022 dan selesai pada Februari 2023. Adapun total penyaluran dana TJSL dalam pembangunan fasilitas ini adalah senilai Rp 452,2 juta,” terang Tjahjo.
Lebih lanjut Tjahjo menyampaikan bahwa Desa Buyut Utara, Kecamatan Gunung Sugih dipilih sebagai lokasi penerapan program smart water karena berdekatan langsung dengan salah satu tol operasi milik Hutama Karya yakni ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar.
Smart water diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih yang layak konsumsi bagi warga Desa Buyut Utara yang sering mengalami kesulitan dalam memperoleh akses air bersih disaat musim kemarau tiba.
Baca Juga: 7 Makanan Super Pendorong Meningkatnya Semangat Kerja
“Smart water ini menggunakan teknologi karya BUMN dengan memanfaatkan sumber air di Desa Buyut Utara terintegrasi langsung dengan smart card yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih layak konsumsi bagi 3.851 jiwa dan 996 Kepala Keluarga sekitar Desa Buyut Utara secara adil dan merata dengan kuota yang diberikan per orang sebesar 60-80 liter/hari,” imbuh Tjahjo.
Setelah serah terima ini, Indra Karya akan melakukan pendampingan selama 3 (tiga) bulan, dan selanjutnya untuk dikelola dan dikembangkan secara mandiri oleh Pemerintah Desa Buyut Utara, serta monitoring dan evaluasi kualitas fasilitas yang dibangun oleh Hutama Karya.
“Kedepannya, program ini selain dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, juga memandirikan masyarakat untuk dapat mengelola dan mengoptimalkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) melalui air sebagai wujud nyata Semangat Hubungkan Kebaikan yang dibawa Hutama Karya,” tutup Tjahjo Purnomo EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Baca Juga: Inovasi Berkelanjutan PLN Icon Plus, Hadirkan Great Customer Experience
Pada kesempatan yang sama, Bapak Wagiyo selaku Camat Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan apresiasi yang besar atas kepedulian dan bantuan program Smart Water yang dilakukan.
“Kedepannya kami akan secara mandiri mengelola serta merawat smart water yang telah diamanahkan,” ucap Wagiyo, Camat Gunung Sugih.
Artikel Terkait
Sambut Mudik Lebaran 2023, Hutama Karya Tingkatkan Pelayanan Jalan Tol
Hutama Karya: Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Bergerak Signifikan
Hutama Karya Optimis Tujuh Gedung Universitas Malikussaleh Selesai Tepat Waktu
Bangun Tujuh Gedung Universitas Malikussaleh, Hutama Karya Melibatkan Unsur Lokal
Kontrak Baru Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Hutama Karya Targetkan Selesai 2024