Pertamina Mulai Operasikan Satgas Nataru 2025–2026, Ini Langkah Pengamanan Energi Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 14 November 2025 | 06:00 WIB
Pertamina aktifkan Satgas Nataru 2025–2026 untuk jaga suplai energi nasional, layanan BBM, LPG, gas, dan kelistrikan tetap aman selama libur akhir tahun. (Dok. Pertamina)
Pertamina aktifkan Satgas Nataru 2025–2026 untuk jaga suplai energi nasional, layanan BBM, LPG, gas, dan kelistrikan tetap aman selama libur akhir tahun. (Dok. Pertamina)

Beberapa produk BBM seperti Biosolar, Pertamax, dan Pertamax Turbo juga dipersiapkan untuk peningkatan produksi selama periode satgas.

Baca Juga: Bangkit Bersama PERMATA: Cerita Perubahan dari Desa Pengabuan

Pada sisi distribusi dan pemasaran, PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan 117 Terminal BBM, 43 Terminal LPG, serta 72 Depot Pengisian Pesawat Udara dalam kesiapan penuh.

Penguatan pasokan dilakukan melalui peningkatan stok operasional di wilayah rawan kenaikan permintaan, konsinyasi stok, serta peningkatan keandalan laboratorium untuk menjamin kualitas produk.

Pengawasan rutin di SPBU juga digencarkan guna mencegah adanya penyimpangan mutu.

Baca Juga: Tempatnya Sunyi tapi Memikat, Begini Keindahan Pusuk Sembalun di Ketinggian Rinjani

Layanan energi tambahan turut dihadirkan di jalur utama, pariwisata, dan tol melalui 1.866 SPBU yang beroperasi 24 jam, 57 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta 188 unit Motorist/Pertamina Delivery Service untuk melayani konsumen secara cepat.

Selain itu, tersedia 1.819 Pertamina Delivery Service Bright Gas, 6.154 Agen LPG, 209 mobil tangki BBM siaga di sekitar SPBU, serta 26 titik Serambi MyPertamina sebagai lokasi istirahat pengendara.

Dari sektor logistik laut, Pertamina International Shipping (PIS) memastikan seluruh armada siap mendukung distribusi energi melalui 332 kapal domestik dan internasional, ditambah armada cadangan di luar tonase reguler.

Baca Juga: BTN Buka Kesempatan Magang Nasional bagi Mahasiswa dan Fresh Graduate, Daftar Sebelum 14 November 2025

Anak usaha PIS, PT Pertamina Trans Kontinental, juga mengoperasikan 331 kapal untuk menunjang layanan perkapalan dan marine di pelabuhan.

Subholding Gas melalui PT Pertamina Gas Negara (PGN) memastikan keandalan jaringan gas yang mencakup lebih dari 817 ribu sambungan rumah tangga, 34.000 kilometer jaringan pipa, tiga terminal LNG, serta 16 SPBG dan MRU.

Pemanfaatan LNG dari FSRU Lampung juga dijaga untuk menjamin pasokan gas ke pembangkit PLN serta kestabilan produksi LPG nasional.

Baca Juga: Demi Perjalanan Aman dan Tepat Waktu, KAI Siapkan Ribuan Petugas Siaga Nataru

Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) memastikan suplai energi baru terbarukan untuk kelistrikan selama periode Nataru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini