Kabar BUMN - Dorong peningkatan pasokan beras untuk Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) bangun kolaborasi dengan Holding BUMN Pangan ID FOOD melalui pengembangan demonstrasi area untuk penguatan cadangan pangan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara keduabelah pihak pada, Rabu, (24/5/2023), di Jakarta.
Kepala NFA Arief Prasetyo Adi dalam keterangannya mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk membangun dan mewujudkan pola pertanian yang efisien, presisi, serta bernilai tambah melalui produktivitas padi yang tinggi.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN untuk Lulusan D4 dan S1, Perum Bulog Buka 12 Posisi
“Kerja sama demonstrasi area penanaman benih unggul ini disiapkan sebagai pilot project yang ke depannya akan dikembangkan dalam skala budidaya yang lebih besar melalui pola kemitraan dengan para petani,” ujarnya setelah menyaksikan penandatanganan.
Arief mengatakan, demonstrasi area penanaman tersebut dilaksanakan di lahan pertanian dengan luas sekitar 47,25 Ha milik PT Sang Hyang Seri (SHS), Anak Perusahaan ID FOOD, yang berlokasi di Sukamandi, Subang.
“Dalam pelaksanaanya, NFA bertugas melakukan pengawalan inovasi dan teknologi,” ujarnya.
Arief menargetkan uji coba ini memberikan hasil yang signifikan dengan rata-rata produktivitas sekitar 8 ton per ha.
“Pola budidaya terbaik nantinya akan dikembangkan secara lebih masif baik di lahan SHS seluas 3.200 Ha di Sukamandi maupun di seluruh Indonesia melalui pola kemitraan dengan para petani,” terangnya.
Ia juga mendorong implementasi pembudidayaan ini dapat diintegrasikan dengan program Makmur yang merupakan program penguatan ekosistem pertanian terintegrasi yang digagas Kementerian BUMN.
“Sehingga bisa dilakukan kerja sama dalam lingkup yang lebih luas lagi termasuk dari sisi pupuk, penyerapan, dan pendanaan, atau korporatisasi pertanian,” ujarnya.
Arief berharap, kerja sama yang masif dalam pengembangan demonstrasi area untuk penguatan cadangan pangan ini dapat berjalan secara komprehensif, sehingga produktivitas padi yang dihasilkan bisa menjawab tantangan penyediaan CPP untuk komoditas beras.
Baca Juga: BULOG Cadangkan Beras Impor Untuk Stabilisasi Harga
Artikel Terkait
BULOG Gelar Operasi Pasar DagingĀ Melalui ALFAMIDI
BULOG Berangkatkan 300 Peserta Mudik Gratis BUMN 2023
BULOG Cadangkan Beras Impor Untuk Stabilisasi Harga
Waspada Penipuan Rekrutmen Perum BULOG, Begini Cara Membedakan Undangan Tes Seleksi yang Resmi dan Palsu
Lowongan Kerja BUMN untuk Lulusan D4 dan S1, Perum Bulog Buka 12 Posisi