Kali Pertama Bor Sumur Eksplorasi, Rig Elnusa EMR-01 Dukung PHSS Temukan Cadangan Migas Baru

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 25 Mei 2023 | 17:20 WIB
Lapangan pengeboran yang menggunakan rig Elnusa. (DOK. Elnusa)
Lapangan pengeboran yang menggunakan rig Elnusa. (DOK. Elnusa)

“Program-program HSSE yang dijalankan semua berjalan dengan baik, mulai dari safety campaign, management walkthrough (MWT), pelatihan, dan berbagai program lainnya, sehingga bisa berkontribusi menjaga safe man hours dari rig EMR-01 lebih dari 1,2 juta jam,” beber Charles.

Baca Juga: Perkuat Literasi Digital Masyarakat, Hingga April 2023, BRImo Catatkan Volume Transaksi Rp1.201 Triliun

Safe man hours tersebut total kumulatif sejak pertama kali beroperasi di area Sanga Sanga pada tahun 2018 hingga pekerjaan di sumur Helios D-1 selesai.

Dari sisi inovasi dan teknologi yang digunakan, para Perwira Elnusa berinisiatif melakukan upaya upgrading, management of change, re-engineering, hingga modifikasi dari peralatan yang dipakai untuk mendapatkan kinerja optimal dalam pekerjaan pengeboran yang dilakukan.

“Elnusa selalu berusaha secara maksimal untuk mengoptimalkan kemampuan yang kami miliki, baik dari sisi inovasi, teknologi, sampai SDM untuk menghadapi tantangan yang ada di depan sehingga kepercayaan yang diberikan pihak PHSS dan Pertamina EP dapat dikerjakan dengan baik hingga tuntas,” jelas Charles.

Perwira Elnusa (DOK. Elnusa)

Lebih lanjut, Charles mengatakan, kesuksesan penemuan sumber daya dan penambahan cadangan migas baru lewat program Borderless Operation tersebut menjadi bukti keunggulan teknis, serta komunikasi yang baik dari Elnusa dalam bekerja sama dengan PHSS dan Pertamina EP yang tergabung di bawah Subholding Upstream Pertamina.

Ia sampaikan, “Pekerjaan pengeboran dalam program Borderless Operation ini memang cukup kompleks dengan melibatkan banyak pihak tetapi hasilnya membuktikan bahwa Elnusa dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik.”

“Ke depannya, Elnusa selalu siap untuk terlibat dalam berbagai kegiatan operasi di wilayah-wilayah kerja migas lainnya di lingkungan Pertamina sehingga dapat menghasilkan nilai tambah bersama,” tuturnya.

Baca Juga: Perkuat BUMN ke Pasar Global, Erick Thohir Gandeng US-ASEAN Business Council (US-ABC)

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) John Anis menilai peran Elnusa yang signifikan dalam keberhasilan penemuan sumber daya migas baru dari sumur Helios D-1.

“Strategi Borderless Operation yang diterapkan oleh PHI dalam sinergi PHSS dan Pertamina EP di Wilayah Kerja yang saling beririsan, dapat dijawab Elnusa dengan kegiatan pengeboran yang sesuai target, berjalan lancar dan selamat, serta mendapatkan hasil yang diharapkan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang tengah diolah, John Anis menambahkan bahwa temuan sumber daya migas baru dari sumur Helios D-1 memiliki potensi yang cukup menjanjikan.

Baca Juga: Badan Pangan Nasional dan Sang Hyang Seri Kerja Sama Bangun Budidaya Pertanian Berbasis Bibit Unggul

Karena itu, ke depannya sangat terbuka pengembangan potensi play area baru guna menambah cadangan migas dan mendukung keberlangsungan produksi dari PHSS.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini