“Kami percaya dan yakin dengan kolaborasi ini akan menciptakan dampak ekonomi yang signifikan, khususnya destinasi Joglosemar. Hal ini juga terlihat dari sudah banyaknya homestay, villa, hotel, dan penginapan-penginapan lain yang full booked. UMKM dan seniman lokal juga terlibat untuk menyemarakkan acara side event Festival Purnama,” pungkas Dony.
Baca Juga: Kredit Konsumer Tumbuh Double Digit, Buah Sukses BRI Perkuat Kapasitas Retail banking
Melalui Spiritual Tourism, aktivitas keagamaan di destinasi wisata, turut menyertai sebagai penguat program Quality and Sustainable Tourism. Rangkaian kegiatan Waisak tahun ini turut menggerakkan roda kebangkitan pariwisata Indonesia, baik dari sisi sosial, budaya, ekonomi, dan lainnya.
Hal tersebut dapat terlihat dengan terselenggaranya Festival Purnama 2023 yang diselenggarakan pada tanggal 30 Mei–4 Juni 2023 di kompleks Candi Borobudur dan sekitarnya.***
Artikel Terkait
Mitos, Batu Candi Borobudur Direkatkan Dengan Putih Telur
Candi Borobudur Bukan Sekadar Momumen
Mitra Binaan BNI Curi Perhatian Erick Thohir di KTT ASEAN Summit 2023
Erick Thohir Rombak Ulang Susunan Direksi AirNav Indonesia
Perkuat BUMN ke Pasar Global, Erick Thohir Gandeng US-ASEAN Business Council (US-ABC)