Kedua, cek tagihan rekening.
Calon pembeli juga perlu mengecek tagihan listrik di rumah yang akan dibelinya untuk menghindari tunggakan pembayaran.
Saat ini, pelanggan dapat mengecek tagihan listrik hanya dengan mengakses aplikasi PLN Mobile.
Langkah ini diperlukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terkait dalam pemenuhan kewajiban pelanggan.
Ketiga, pastikan kWh meter normal.
Calon pembeli juga wajib mengecek instalasi kWh meter berfungsi dengan normal dan segelnya terpasang dengan baik.
Menurutnya, cara ini untuk mengetahui indikasi pemilik atau penghuni rumah sebelumnya melakukan pelanggaran dalam menggunakan listrik atau tidak.
Keempat, pastikan listrik yang mengalir ke rumah tersebut adalah listrik yang resmi terdaftar sebagai pelanggan PLN.
Dengan begitu, calon pembeli juga bisa menghindari pelanggaran penggunaan listrik jika telah resmi menjadi penghuninya.
"Jika saat dilakukan pengecekan empat hal ini aman, maka dipastikan kelistrikan di hunian tersebut tidak bermasalah," kata Edi.
Selanjutnya, jika calon pembeli resmi membeli hunian tersebut dan terjadi pengalihan kepemilikan rumah, Edi mengimbau pembeli segera memberitahukan kepada PLN untuk alih kepemilikan dan mengubah nama langganan PLN.
Baca Juga: Dukung Operasi KCJB pada Agustus 2023, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan
"Pelanggan wajib memberitahukan ke PLN selambat-lambatnya 14 hari sesudah pengalihan kepemilikan.
"Pemberitahuan ini dilakukan untuk proses perubahan nama pelanggan sesuai dengan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik," imbau Edi.***
Artikel Terkait
Dukung Operasi KCJB pada Agustus 2023, PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan
Wujudkan Ekosistem Molis Tumbuh Subur di Tanah Air, PLN Sediakan SPKLU dan SPBKLU Untuk Kendaraan Listrik
Kembangkan Sistem Smart Grid, PLN Timba Ilmu Hingga ke Negeri China
Dukung Pengurangan Emisi Karbon, PLN Dapat Predikat Green Rating di Green Economic Forum 2023
Tagihan Listrik Belum Keluar? Gunakan Fitur Catat Meter Mandiri PLN Mobile