Kabar BUMN - PT Brantas Abipraya (Persero) memperkuat kualitas sumber daya manusia dengan menggelar Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) dan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para pekerja proyek.
Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan pelaksanaan konstruksi berjalan aman, profesional, dan berbasis standar nasional.
Kegiatan sertifikasi ini difokuskan untuk pekerja yang terlibat dalam proyek Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A Lokasi 1 Paket 1, salah satu proyek strategis yang saat ini tengah dikerjakan perusahaan.
Baca Juga: Upgrade Skill! Penerima Beasiswa Bhakti Budaya Ikuti Pelatihan MC dan Digital Marketing dari IDM
Dalam pelaksanaannya, Brantas Abipraya menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) GATENSI, serta LPK dan LSP GATAKSINDO untuk memastikan asesmen dilakukan secara objektif dan terverifikasi.
Kerja sama ini menjadi langkah penting agar seluruh proses mengikuti standar nasional yang berlaku.
Total 47 tenaga kerja dengan jenjang kompetensi level 3 hingga 9 ikut serta dalam sertifikasi ini.
Baca Juga: Pulau Sombori Menawarkan Beragam Pesona yang Tidak Biasanya Ditemukan di Satu Pulau Saja
“Penyelenggaraan sertifikasi SKK dan K3 ini merupakan komitmen kami untuk memastikan bahwa seluruh tenaga kerja memiliki keahlian dan kesadaran K3 yang memadai," ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Ditambahkan Dian Sovana, dengan adanya sertifikasi ini Brantas Abipraya ingin memberikan jaminan bahwa proyek berjalan dengan aman, berkualitas, dan sesuai regulasi.
Sebagai informasi, dengan mengantongi Sertifikasi SKK dapat menilai kemampuan teknis pekerja berdasarkan standar kompetensi nasional, sementara sertifikasi K3 berfokus pada pemahaman pekerja terkait penerapan prosedur keselamatan, mengidentifikasi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan respons terhadap keadaan darurat.
Baca Juga: Lowongan Forklift Driver GDPS: Rekrutmen Resmi, Gratis, dan Dibuka Hingga 30 November 2025
Sertifikasi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan perusahaan, yakni Abipraya Pintar yang sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ke-5, yaitu peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dengan mengintegrasikan peningkatan kompetensi dan fokus K3 dalam satu program Abipraya Pintar, BUMN konstruksi ini memastikan bahwa setiap proyek yang dikerjakan dibangun oleh tenaga terampil yang bekerja dalam lingkungan yang aman dan sehat.
Artikel Terkait
Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pembangunan Irigasi KSPP Wanam di Papua Selatan
Brantas Abipraya Kian Mantap Jadi BUMN Konstruksi Unggul, Kinerja Gemilang Perkuat Komitmen untuk Indonesia
Rayakan 45 Tahun Kiprah, Brantas Abipraya Tampilkan Beragam Inovasi untuk Negeri
Brantas Abipraya Mantapkan SDM Konstruksi Lewat Pelatihan SKK dan K3
Brantas Abipraya Hadirkan ATA MODO, Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan di Desa Komodo