Upaya PTPN IV Regional III Membawa Perubahan bagi Kesejahteraan Petani

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 25 November 2025 | 15:00 WIB
Dari langkah terukur hingga hasil nyata, kesejahteraan petani terus menunjukkan peningkatan.
Dari langkah terukur hingga hasil nyata, kesejahteraan petani terus menunjukkan peningkatan.

Kabar BUMN - PTPN IV Regional III, Sub Holding PTPN IV PalmCo, dinilai berhasil merangkul dan memberdayakan petani sawit melalui pola kemitraan yang positif sehingga berdampak pada peningkatan produksi dan ekonomi.

Penilaian itu disampaikan Plt Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi saat hadir dalam Pelatihan Petani Plasma 2025, Meningkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani Kelapa Sawit yang berlangsung di Kebun Tandun, PTPN IV Regional III, Riau, akhir Oktober 2025 kemarin.

Kegiatan pelatihan yang diikuti para pengurus kelompok tani mitra dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan, Jawa, hingga Sulawesi ini menjadi bekal pengetahuan bagi petani dalam mengelola kebun sawit secara lebih baik dan berkelanjutan.

Baca Juga: Hari Guru Nasional, AirNav Indonesia Beri Apresiasi untuk Guru di Wilayah 3T

"PTPN IV dapat dikatakan menjadi percontohan. Yang terus mendorong petani mitra untuk berkembang secara positif," kata dia.

Sektor perkebunan sawit, lanjut dia, tengah menjadi perhatian dunia, terutama pada aspek keberlanjutan dan tata kelola.

Karena itu, Pemerintah berharap PTPN IV PalmCo yang terus melakukan beragam inisiatif mendorong petani untuk memiliki kapasitas sumber daya manusia serta pengelolaan perkebunan yang baik dapat menjadi role model.

Baca Juga: Program GEMILANG PLUS PEP Pendopo Field, Satukan Kearifan Lokal dengan Sains Modern untuk Atasi Krisis Pertanian

"Mudah-mudahan kegiatan pelatihan ini menjadi bekal pengetahuan bagi petani dalam mengelola kebun sawit secara lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Supriadi menilai kegiatan pelatihan ini merupakan langkah awal untuk membenahi persoalan di sektor perkebunan serta memperkuat sinergi antara perusahaan dan petani. 

Terlebih lagi, sawit disebut berpotensi menjadi salah satu lokomotif utama pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: 12 Tahun Pertamina Internasional EP, Tegaskan Komitmen Ketahanan Energi dan Kolaborasi Global

Ia mengatakan, kedepan sektor migas akan tergantikan dengan sektor perkebunan. Sehingga, langkah-langkah keberlanjutan tidak dapat dipungkiri harus mulai dilaksanakan mulai dari saat ini.

Pemprov Riau sangat yakin, jika kita berada di dalam koridor yang tepat, maka kita semua akan mampu memberikan kebaikan dan manfaat besar bagi Provinsi Riau di masa mendatang,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini