Menghadapi tantangan cuaca, lonjakan perjalanan, dan kebutuhan rantai pasok yang tetap harus berjalan, ASDP memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia: kesiapan armada, manajemen SDM, sistem digital Ferizy, serta monitoring real-time di setiap simpul pergerakan.
Koordinasi lintas instansi terus dilakukan di lapangan untuk memastikan respons cepat saat terjadi dinamika operasional.
Dengan kesiapan menyeluruh tersebut, ASDP optimistis bahwa layanan penyeberangan selama Nataru 2026 akan berlangsung aman, lancar, dan terkendali di seluruh lintasan kunci Sumatera–Jawa–Bali.
Baca Juga: Pantai-pantai Cantik yang Hanya Bisa Ditemukan di Kebumen
“ASDP berdiri di garis terdepan untuk menghadirkan perjalanan yang selamat dan nyaman bagi masyarakat. Kami terus memperkuat koordinasi dan pelayanan agar mobilitas publik dan distribusi logistik berjalan tanpa hambatan,” tutup Rio.***
Artikel Terkait
ASDP Kembali Hijaukan Nusantara, 3.000 Mangrove Tumbuh di Mawali
Sambut Nataru 2025/2026, ASDP Pastikan Layanan Terintegrasi Menyeluruh
Gelar Operasi Bibir Sumbing, ASDP Kembalikan Senyum Indah dan Harapan 100 Anak Indonesia
ASDP Terapkan Diskon Hingga 19% Selama Liburan Akhir Tahun
ASDP Mantapkan Transformasi Layanan Lewat Customer Gathering 2025 di Bali