“Kami percaya bahwa masa depan industri kepelabuhanan bergantung pada talenta muda yang inovatif dan bersemangat. Port Connect menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan industri, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap pendidikan,” ujar Dwi Rahmad Toto Sugiarto, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PTP Nonpetikemas.
Baca Juga: Rekomendasi Rumah Makan di Padang Tapi Bukan Rumah Makan Padang
Sebagai bagian dari rangkaian acara, mahasiswa juga diajak berpartisipasi dalam Lomba “Add Yours” via Instagram Story dengan konsep “A Day in My Life”.
Kompetisi ini mendorong kreativitas mahasiswa dalam mendokumentasikan pengalaman mereka selama acara, sekaligus memperluas jangkauan pesan edukatif melalui media sosial.
Dengan semangat Go Green yang diusung dalam setiap kegiatan dimana hal ini menunjukkan konsep keberlanjutan sebagai prinsip tata kelola baik IPCC maupun PTP Nonpetikemas pada kesempatan ini seluruh peserta diperkenalkan dengan campaign Zero Plastic Waste melalui pemberian tumbler ramah lingkungan dan dapat mengisi air minum secara berulang sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Hari Guru Nasional, AirNav Indonesia Beri Apresiasi untuk Guru di Wilayah 3T
Port Connect 2025 tidak hanya menjadi forum edukasi, tetapi juga simbol kolaborasi berkelanjutan antara pelabuhan, pendidikan, dan masyarakat.***
Artikel Terkait
Genjot Transformasi, PTP Nonpetikemas Hidupkan Kembali Denyut Logistik Pelabuhan Jambi
PTP Nonpetikemas Catat Pertumbuhan Kinerja 30% hingga Kuartal III 2025
Standar Operasional Kian Tertata, Throughput Batubara PTP Nonpetikemas Cirebon Meningkat Konsisten
Sambut HUT ke-11, PTP Nonpetikemas Gelar Aksi Donor Darah, 140 Kantong Diserahkan ke PMI
PTP Nonpetikemas Perkuat CSV di Terminal Kijing Lewat EduPort dan Sertifikasi Pekerja Harian